Tjahjo Minta Daerah Proaktif Minta ke Pusat Jika Blangko e-KTP di Daerahnya Kosong

"Daerah harus pro aktif dong. Kalau memang habis, ambil di Pusat. Di Pusat tersedia," ujar Tjahjo di Tugu Proklamasi

Tjahjo Minta Daerah Proaktif Minta ke Pusat Jika Blangko e-KTP di Daerahnya Kosong
Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com
Suasana antrian pencetakan e-KTP di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (20/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Pusat meminta Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia agar aktif meminta kebutuhan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik atau e-KTP.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, blanko e-KTP di Kementerian Dalam Negeri masih memiliki stok yang cukup. Tjahjo heran, jika ada masyarakat yang mengeluhkan ketersediaan blanko.

Diberitakan Tribun Timur, ketersedian blanko e-KTP menipis, misalnya di Kota Makassar.

"Daerah harus pro aktif dong. Kalau memang habis, ambil di Pusat. Di Pusat tersedia," ujar Tjahjo di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Minggu (22/10/2017).

Baca: Honeymoon ke London dan Amsterdam, Gya Sadiqah Malah Jatuh Demam

Hanya, menurut Tjahjo, masih ada data ganda. Warga masih ada yang memiliki e-KTP lebih dari satu. Kementerian Dalam Negeri mencatat, setidaknya ada 1,9 juta penduduk Indonesia rekam data e-KTP lebih dari sekali.

"Hanya tadi, kalau lama karena masih ada yang ganda. Dia pindah tidak melaporkan, itu yang harus kita cek detail supaya tidak disalahgunakan," ujar Tjahjo.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help