Ahok, Anies, AHY, Gatot, dan Rizieq Muncul Sebagai Capres Pilihan Masyarakat Jabar

Mereka adalah Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Anies Baswedan

Ahok, Anies, AHY, Gatot, dan Rizieq Muncul Sebagai Capres Pilihan Masyarakat Jabar
internet
ilustrasi.meme pilgub dki 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ada beberapa nama kejutan yang muncul sebagai kandidat calon presiden di Pemilu 2019 pilihan masyarakat Jawa Barat dalam survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) hari ini Kamis (2/11/2017).

Dari survei top of mind yaitu survei tanpa menyodorkan nama yang dilakukan SMRC dari bulan September sampai Oktober 2017 ada nama tiga peserta Pilkada Jakarta yang masuk pilihan masyarakat Jabar sebagai capres.

Mereka adalah Agus Harimurti Yudhoyono, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Anies Baswedan yang kini menjabat sebagai Gubernur Jakarta.

Dari ketiga nama tersebut AHY memperoleh suara paling banyak yaitu 0,6 persen dibanding 0,2 persen suara yang masing-masing diperoleh Ahok dan Anies Baswedan.

Baca: Hasil Survei SMRC, Akhirnya Jokowi Ungguli Prabowo di Jabar

Bahkan ada nama imam besar Front Pembelas Islam (FPI) yang ikut dipilih masyarakat Jawa Barat sebagai presiden dengan suara 0,5 persen.

Suaranya menyamai perolehan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, mengalahkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo (0,4 persen), Ahmad Heryawan (0,4 persen), Tri Rimaharini (0,2), Wiranto, Susi Pudjiastuti, Surya Paloh, Rhoma Irama, Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, Hutomo Mandala Putra, Hidyaat Nurwahid, dan Cellica Nurrachadiana yang masing-masing memperoleh suara 0,1 persen.

Sementara lima besar capres pilihan masyarakat Jabar dikuasai oleh Joko Widodo (25,7 persen), Prabowo Subianto (22), Susilo Bambang Yudhoyono (1,3), Ridwan Kamil (0,7, dan Hary Tanoesudibjo (0,6).

Direktur Eksekutif SMRC, Djayadi Hanan mengatakan meskipun nama-nama kejutan muncul tetapi tidak bisa dinilai signifikan karena hanya memperoleh suara di bawah satu persen.

"Sulit dinilai kalau di bawah satu persen, namanya orang mau jawab kan bebas," katanya.

Survei SMRC itu melibatkan 820 responden di Jawa Barat dengan margin error sebesar 3,5 persen.

Dalam survei capres pilihan rakyat Jabar itu masih ada 45,5 persen masyarakat yang belum menentukan pilihan.

"Masih ada sekitar dua tahun kurang untuk tingkatkan elektabilitas di Jawa Barat bagi keduanya. Hasil survei masih bisa berubah dalam setahun mendatang," katanya.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help