Kampusnya Dituding Sarang Radikalisme? Ini Penjelasan Humas UI

Peneliti Setara Institute Sudarto meneliti 529 masjid dan 927 musala di Depok, sepanjang tahun 2016 sampai 2017.

Kampusnya Dituding Sarang Radikalisme? Ini Penjelasan Humas UI
TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA
Kampus Universitas Indonesia (UI) yang akan didatangi Presiden AS Barack Obama

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Pihak Kampus Universitas Indonesia (UI) kini masih menunggu hasil lengkap laporan penelitian Setara Institute, terkait adanya masjid di dalam kampus UI dan kelompok agama di kampus UI yang menurut hasil peneltian Setara Institute menjadi sarang radikalisme dan intoleransi.

Hal itu dikatakan Kepala Humas dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) UI Rifelly Dewi Astuti, kepada Warta Kota, Kamis (2/11/2017).

"Beritanya baru kami terima, dan kami akan mengonfirmasi terlebih dahulu kebenaran info ini ke Setara," kata Rifelly.

Staf Humas dan KIP UI Egia Etha Tarigan menuturkan pihak Kampus UI belum mendapat laporan langsung dari Setara Institute terkait hal ini.

"Jadi kami masih menunggu kiriman siaran pers atau hasil penelitian resmi dari Setara, baru bisa memberi tanggapan," kata Egia.

Menurutnya pihak kampus baru mendapat informasi ini dari sejumlah pemberitaan di media massa online.

"Kami sudah berkomunikasi dengan Setara Institute lewat e-mail. Jadi sekali lagi kami sedang menunggu informasi lebih lengkap dan resmi terkait hasil penelitian Setara tersebut," katanya.

Baca: Kronologi Penculikan Anak Pengusaha dari Korea Selatan Sampai ke Indonesia

Seperti diketahui berdasarkan hasil penelitian Setara Institute masjid-masjid yang berada di lokasi perumahan dan kampus di Depok dinilai menjadi sarang radikalisme dan intoleransi, di antaramya adalah Kampus UI.

Peneliti Setara Institute Sudarto meneliti 529 masjid dan 927 musala di Depok, sepanjang tahun 2016 sampai 2017.

Halaman
12
Editor: Johnson Simanjuntak
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved