Dapat Pinjaman dari Jepang, UGM Bakal Jadi Universitas Kelas Dunia

Pemerintah Indonesia baru saja mendapat pinjaman sebesar Rp 15,2 Triliun dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Dapat Pinjaman dari Jepang, UGM Bakal Jadi Universitas Kelas Dunia
Apfia Tioconny Billy
Penandatanganan kerjasama perjanjian antara Kementerian Keuangan dan Japan International Cooperation Agency (JICA) mengenai pinjaman sebesar Rp 15,2 triliun di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia baru saja mendapat pinjaman sebesar Rp 15,2 triliun dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Sebesar Rp 900 miliar akan digunakan untuk pengembangan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi universitas berkelas internasional (World Class University).

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan nantinya akan dibangun 10 pusat perbelanjaan atau learning centers di UGM untuk meningkatkan aktivitas pengembangan dan riset.

"Ini dalam rangka untuk memperkuat aktivitas pengembangan dan riset, kerja sama antara komunitas lokal dengan pihak bisnis, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) di UGM" ucap Sri Mulyani di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu (15/11/2017).

Dengan learning center tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempromosikan penelitian dan pengembangan produk, agar berkontribusi terhadap pengembangan industri.

"Melalui UGM imi memfasilitasi agar meningkatkan hubungan antara masyarakat dengan industri untuk bisa mengembangkan inovasi dan riset juga," tutur Sri Mulyani.

Agar semakin menunjang target tersebut, kata Sri Mulyani learning center juga akan dilengkapi dengan teknologi terbaik.

"Akan dilengkapi dengan peralatan mutakhir untuk kepentingan pendidik dan research," ungkap Sri Mulyani.

Badan pelaksana program ini akan diserahkan pada Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan tentunya UGM.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help