Korupsi KTP Elektronik

Komisi III DPR Ingatkan KPK Untuk Hormati Proses Judicial Review Ketua DPR RI

Politikus PDI Perjuangan ini menjelaskan, seperti tafsir yang dilakukan KPK menunggu keputusan MK

Komisi III DPR Ingatkan KPK Untuk Hormati Proses Judicial Review Ketua DPR RI
Tribunnews.com/Rizal Bomantama
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP, Eddy Kusuma Wijaya 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi III DPR RI mengingatkan lembaga antirasuah KPK untuk menghormati proses hukum Ketua DPR Setya Novanto, yang menggugat Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Anggota Komisi III DPR RI Eddy Kusuma memaklumi jika Novanto melalui pengacaranya Fredrich Yunadi menguji dua pasal di dalam UU KPK di MK.

"Pertama pemanggilan itu masalah biasa-biasa saja, tapi setelah ada keputusan MK Judicial Review, bahwa pemanggilan anggota DPR harus seizin Presiden," kata Eddy saat diwawancarai wartawan di gedung DPR RI, Rabu (15/11/2017).

Politikus PDI Perjuangan ini menjelaskan, seperti tafsir yang dilakukan KPK menunggu keputusan MK terkait keabsahan Pansus Angket, maka sikap Novanto juga harus dihormati.

Untuk itu Eddy meminta KPK memaklumi jika Novanto enggan hadir jika dipanggil.

Baca: Bedjo Untung Laporkan Kuburan Massal Diduga Berisi Lebih 5000 Jenazah

"Sekarang pengacara Setya Novanto ajukan judicial review terhadap UU KPK, mana nanti yang benar menunggu keputusan MK. Sebagaimana pemahaman dari KPK sendiri, kan dia pahamnya begitu," kata Eddy.

Sementara itu Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah meminta publik tidak memandang negatif Novanto.

Pasalnya langkah yang dilakukan Novanto, mengikuti tafsir KPK.

"Beliau bilang ikut argumen KPK. Karena KPK juga saat diminta hadir, dia bilang tunggu MK, dia pakai saja argumen itu," kata Fahri.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help