Novanto Jadi Tersangka Lagi, Ini yang Jadi Kekhawatiran Akbar Tandjung

Dirinya menyebutkan, opini publik terus menunjukkan tren yang menurun akibat kasus yang membelit sang ketua umum.

Novanto Jadi Tersangka Lagi, Ini yang Jadi Kekhawatiran Akbar Tandjung
KOMPAS IMAGES
Akbar Tandjung 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung mengaku khawatir dengan status tersangka Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto, dalam kasus korupsi KTP elektronik, berdampak pada partai.

Menurutnya, status tersangka yang disandang oleh Novanto menjadikan opini publik terhadap partainya menurun.

Baca: Kelompok Bersenjata yang Sandera Warga di Mimika Tolak Komunikasi dengan Polisi

"Kita anggap terbaik untuk Golkar, termasuk perubahan dalam kepemimpinan. Karena pemimpin ini juga yang akan menentukan daripada keberhasilan partai, dan pemimpin itu pun juga akan bisa mempengaruhi bagaimana opini publik terhadap partai," kata Akbar Tandjung kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/11/2017).

"Kalau pemimpinnya di mata publik katakanlah tidak akseptabel, bisa mengakibatkan tren publik juga memberikan penilaian terhadap Golkar juga mengalami penurunan," tambahnya.

Akbar juga prihatin terhadap penurunan opini publik yang kini terjadi di partai berlambang pohon beringin ini.

Dirinya menyebutkan, opini publik terus menunjukkan tren yang menurun akibat kasus yang membelit sang ketua umum.

"Kenapa? dengan adanya kasus yang dialami oleh saudara Setya Novanto, memperlihatkan opini publik terhadap Golkar itu mengalami tren penurunan," katanya.

Akbar menjelaskan, sejak reformasi, opini publik ke Partai Golkar memang terus-terusan menurun.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help