Rachmawati Soekarnoputri: Indonesia Bukan Bangsa Tempe Kata Bung Karno

Namun sayangnya saat ini Indonesia menurutnya berada di posisi yang berkebalikan dengan cita-cita Trisakti tersebut.

Rachmawati Soekarnoputri: Indonesia Bukan Bangsa Tempe Kata Bung Karno
Tribunnews.com / Rizal Bomantama
Ketua Yayasan Pendidikan Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri saat memberi sambutan dalam Wisuda XV Universitas Bung Karno di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Yayasan Pendidikan Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri mengingatkan bangsa Indonesia akan pentingnya cita-cita Presiden Soekarno yang tertuang dalam Trisakti.

Hal itu disampaikannya saat memberi sambutan dalam Wisuda XV Universitas Bung Karno di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017) yang diikuti 1.086 wisudawan.

Menurutnya Trisakti mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia adalah bangsa besar.

“Indonesia bukan bangsa tempe kata Bung Karno, itu tertuang dalam Trisakti yaitu kedaulatan dalam politik, berdikari (berdiri di atas kaki sendiri) di bidang ekonomi, dan berkepribadian yang berbudaya,” ujarnya.

Baca: Mahfud Sebut Pihak yang Sembunyikan Setnov Terkena Pasal Menghalangi Proses Hukum

Baca: 6 Fakta Seputar Novanto, Hilang Saat KPK Datang Sampai Sayembara Bernilai Rp10 Juta

Namun sayangnya saat ini Indonesia menurutnya berada di posisi yang berkebalikan dengan cita-cita Trisakti tersebut.

Menurutnya Indonesia kini berada dalam liberal demokrasi yang bertentangan dengan sila keempat Pancasila.

“Lalu di bidang ekonomi Indonesia saat ini seperti menganut free fight liberalism, free market oriented, yang bertentangan dengan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.”

“Dan kini terlihat gotong royong antarmasyarakat menjadi renggang,” tegasnya.

Rachmawati mengatakan hal yang terjadi di Indonesia sekarang sudah diprediksi Presiden Soekarno sejak tahun 1950-an.

“Dulu Bung Karno bilang pandangan masyarakat Indonesia adalah aku untuk semua, tapi nanti ada saatnya terjadi pandangan aku untuk aku dan itu terjadi sekarang. Itu semua bertentangan dengan Pancasila sebagai dasar negara,” terangnya.

Dalam acara tersebut Rachmawati turut mengundang beberapa tokoh nasional seperti Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina PAN Amien Rais, Jenderal (Purn) TNI Djoko Santoso serta istri ketiga Bung Karno Ratna Sari Dewi yang datang dari Tokyo, Jepang.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help