Panglima TNI Pengganti Gatot Diminta Fokus Bangun Alutsista

Direktur Eksekutif Imparsial, Al Araf‎ mengatakan, Panglima TNI yang baru nanti hendaknya dapat menciptakan kondisi pertahanan Indonesia lebih baik.

Panglima TNI Pengganti Gatot Diminta Fokus Bangun Alutsista
Tribunnews.com/ Imanuel Nicolas Manafe
Direktur Program Imparsial, Al Araf 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ ‎Direktur Eksekutif Imparsial, Al Araf‎ meminta, panglima TNI yang baru nanti hendaknya membangun pertahanan Indonesia lebih baik.

Terutama dari sisi alutsista dimana mampu menghadirkan persenjataan yang memadai dan modern untuk mengantisipasi tantangan global.‎

Karena menurut Al Araf tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini kondisi alutsista milik TNI cukup memprihatinkan. Dimana hanya setengah dari persenjataan yang dimiliki TNI merupakan layak pakai.

Baca: Partai Golkar Merasa Ditargetkan Aparat Penegak Hukum

"Kondisi alutsista kita saat ini hanya 50 persen yang layak pakai. 50 persen lainnya tidak layak pakai. Asumsinya 50 persen ruang persenjataan Indonesia kosong," kata Al Araf dalam sebuah diskusi di Universitas Paramadina, Jakarta, Sabtu (18/11/2017).

‎Atas kondisi tersebut, sudah seharusnya menurut Al Araf agar Panglima TNI pengganti Gatot Nurmantyo memikirkan modernisasi senjata. Meski diakuinya, menuju 100 persen alutsistas itu tidak dapat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.

Baca: Pengusaha Ditemukan Mengapung dan Kenakan Celana Dalam di Sungai Mahakam

"Panglima TNI baru harus fokus membangun alutsista negara dari 50 persen jadi naik 100 persen. Saya prediksi meski baru akan tercapai pada 2029," tandasnya.‎

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Samuel Febrianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved