Basaria: KPK Tidak Mungkin Bisa Berantas Korupsi Sendirian

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membutuhkan lembaga lain untuk memberantas korupsi.

Basaria: KPK Tidak Mungkin Bisa Berantas Korupsi Sendirian
KOMPAS IMAGES
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membutuhkan lembaga lain untuk memberantas korupsi.

Karena itu, rencana pembentukan Densus Anti Korupsi di bawah Mabes Polri disambut positif.

"Seandainya ada suatu organisasi membuat suatu organisasi atau bentuk unit, satgas, detasemen, saya senang kenapa? Apakah kita mengharapkan KPK sendiri bisa memberantas termasuk pencegahan dan penindakan, tidak mungkin," tutur Komisioner KPK, Basaria Panjaitan, Kamis (7/12/2017).

Baca: Jaksa KPK: Semut Pun Akan Melawan Jika Dijadikan Tong Sampah

Sejak menjabat sebagai Komisioner KPK mulai Desember 2015, kata dia, jumlah pegawai di komisi anti rasuah itu hanya 1021 orang.

Namun, selama dua tahun terakhir ada peningkatan jumlah anggota sebesar 400 orang menjadi 1421 orang.

Meskipun begitu, dia merasa penambahan personel baru itu belum dapat langsung ditugaskan.

Baca: Buntut Isu Ketua MK Lobi Komisi III, Busyro Cabut Gugatan Uji Materi Pansus KPK

Sebab, kata dia, masih memerlukan waktu lama untuk beradaptasi di lembaga penegak hukum tersebut.

Dia menjelaskan, latar belakang pembentukan KPK karena ketidakpercayaan masyarakat terhadap kepolisian termasuk jaksa dalam penegakan hukum di bidang tindak pidana korupsi.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help