Korupsi KTP Elektronik

Basaria: Tidak Ada Tersangka KPK Pura-pura Sakit

Sehingga, tak jarang pelaku korupsi saat diproses hukum menderita sakit yang berujung meninggal dunia.

Basaria: Tidak Ada Tersangka KPK Pura-pura Sakit
KOMPAS IMAGES
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang terlibat kasus korupsi akan mengalami tekanan psikis.

Sehingga, tak jarang pelaku korupsi saat diproses hukum menderita sakit yang berujung meninggal dunia.

Pernyataan itu disampaikan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Basaria Panjaitan, di acara Seminar Peran Aktif Perguruan Tinggi Dalam Mengawal Pemberantasan Korupsi di Hotel Ciputra, Kamis (7/12/2017).

"Jangankan menjadi tersangka KPK. Sebagai saksi dipanggil ke KPK saja itu rasanya seperti apa. Kalau kita lihat menjadi tersangka KPK belum selesai kasus, meninggal lebih dari satu," tutur Basaria, Kamis (7/12/2017).

Basaria melihat perubahan kondisi kejiwaan para pelaku korupsi melalui layar televisi. Ada pelaku korupsi yang senyum dan tertawa saat dilakukan proses wawancara.

"Kenapa senyum-senyum ini kami tanyakan. Itu senyum kehancuran. Kenapa masuk langsung sakit," kata dia.

Baca: Jenderal Gatot Nurmantyo Diarak Sembari Diiringi Mars Kopassus

Sehingga, dia membantah ada tersangka yang pura-pura sakit saat menjalani pemeriksaan.

Sebab, kata dia, berdasarkan pemeriksaan dokter menunjukkan gejala stress yang dialami pelaku korupsi.

"Pura-pura sakit secara umum, itu bukan pura-pura. Itu dari segi kedokteran itu stress, asam lambung naik dan macam-macam. Hasil (pemeriksaan,-red) dokter benar stress. Tekanan darah tinggi, ada yang meninggal realita seperti itu, sakit beneran," ujarnya.

Selain mengalami tekanan psikis, dia menambahkan, pelaku korupsi yang sudah diproses hukum akan merasa malu dan melalui aturan tindak pidana pencucian uang, orang itu akan dimiskinkan.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help