FORMAPPI Minta Rekam Jejak Calon Ketua DPR Harus Dibuka

Sejak Setya Novanto ditahan KPK, sejumlah nama dari Partai Golkar mulai muncul untuk menggantikan posisinya sebagai Ketua DPR.

FORMAPPI Minta Rekam Jejak Calon Ketua DPR Harus Dibuka
youtube
Rapat paripurna DPR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejak Setya Novanto ditahan KPK, sejumlah nama dari Partai Golkar mulai muncul untuk menggantikan posisinya sebagai Ketua DPR.

Mereka adalah Sekretaris Fraksi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Ketua Baleg Firman Soebagyo, Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Ketua Badan Anggaran Aziz Syamsuddin, dan Ketua Komisi II Zainudin Amali.

Baca: Marsekal Hadi Jadi Panglima TNI, Siapa yang Akan Jadi KSAU?

Lucius Karus, peneliti dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (FORMAPPI), Lucius Karus, menilai sosok Agus Guwimang bisa dipilih sebagai alternatif.

Pasalnya, Agus dinilai menarik. Selain muda, dia juga sejak awal tampak tak sekelompok dengan Novanto.

"Namun, kelima sosok yang diprediksi mengisi jabatan Ketua DPR harus tetap ditelusuri rekam jejak masa lalunya. Sebab, sambungnya, calon pimpinan parlemen tidak boleh menyimpan bara kasus yang bisa mengganggu pekerjaan, termasuk membuat citra DPR menurun," kata Lucius Karus dalam keterangan yang diterima.

Menurut Lucius, pimpinan DPR tak boleh punya sangkaan masalah karena bisa menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Senada dengan Lucius, politisi senior partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari, mengatakan Golkar sejatinya tidak susah menentukan pengganti Setya Novanto sebagai Ketua DPR.

"Syarat utama pengganti Novanto harus sosok yang tidak pernah memiliki jejak masalah di masa lalu, utamanya terkait dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)," katanya.

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help