Calon Panglima TNI

Jelang Pensiun, Gatot Sambangi Satuan Elite TNI

Ia sempat menghubungi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, untuk mengabarkan niatnya itu. Tapi rencana tersebut batal.

Jelang Pensiun, Gatot Sambangi Satuan Elite TNI
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menganggap polemik ribut-ribut soal pembelian senjata oleh institusi non-militer adalah bentuk dari proxy war yang sering dirinya khawatirkan. Hal itu diungkapkan Gatot di Gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (6/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang masa jaabtannya berakhir sebagai Panglima TNI, Jenderal TNI. Gatot Nurmantyo menyambangi satuan-satuan elit TNI. Ia memulai perjalanannya ke markas Divisi 1 Kostrad, di Cilodong, Jawa Barat pada Kamis pagi (7/12/2017).

"Setelah itu saya ke sini, disini saya tidak mengundang yang di Solo (Grup 2 Kopassus), saya mengundang Grup satu, kemduian dari Pusdikpassus ke sini, supaya efektif dan efisien," ujar Gatot Nurmantyo di hadapan sekitar 1200 prajurit Kopassus TNI AD, di Balai Komando, Cijantung, Jakarta Timur.

Tadinya ia berencana untuk menyambangi markas Korps Marinir di Cilandak, Jakarta Selatan, setlah menyambangi markas Kopssus di Cijantung.

Ia sempat menghubungi Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, untuk mengabarkan niatnya itu. Tapi rencana tersebut batal.

"Tadi malam saya telepon pak KSAL, bbahwa saya akan ke Kormar, tolong sampaikan ke Dankormar, sekaligus saya menerima warga kehirmatan di Kormar. Malamnya Dankormar mengatakan tidak bisa mendadak, ada rapat staf dan sebagainya, sehingga saya tudan," ujar Gatot Nurmantyo.

"Besok paginya baru saya ke Paskhas, saya bekejaran dengan waktu, maka pasukan-pasukan elit dulu lah yang saya saperin," katanya.

Gatot Nurmantyo yang merupakan anggota Kopassus TNI AD itu, dala pemaparannya menyebut ia hadir ke Cijantung antara lain untuk menyampaikan rasa bangganya memimpin prajurit TNI, termasuk prajurit Kopassus yang menurutnya tidak pernah gagal dalam tugas, dan selalu setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

"Karena tidak ada yang lebih penting yang saya ingin sampaikan dalam kesempatan ini, yaitu sungguh saya bangga dan terhormat diberi kesempatan memimpin prajurit-prajurit hebat seperti kalian, prajurit Komando," ujar Gatot Nurmantyo yang dibalas dengan teriakan "Komando" dari prajurit Kopasssus yang hadir.

Penulis: Nurmulia Rekso Purnomo
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help