Berkas Lengkap, GM Jasa Marga nonaktif Segera Disidang

Penyidik KPK telah menuntaskan kasus suap audit dengan tujuan tertentu (PDTT) PT Jasa Marga (Persero) ‎tahun 2017.

Berkas Lengkap, GM Jasa Marga nonaktif Segera Disidang
Istimewa
ilustrasi

LAPORAN WARTAWAN TRIBUNNEWS.COM, THERESIA FELISIANI

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik KPK telah menuntaskan kasus suap audit dengan tujuan tertentu (PDTT) PT Jasa Marga (Persero) ‎tahun 2017.

Dari dua tersangka yakni auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Sigit Yuhoharto (SGY) dan General Manager nonaktif PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi, Setia Budi (STB).

Penyidik telah menuntaskan berkas perkara dari Setia Budi‎ diduga sebagai pemberi suap berupa motor besar (moge) dan berkasnya telah dinyatakan lengkap atau P21.

"Setelah berkas lengkap (P21) hari ini, Senin (11/12/2017) dilakukan pelimpahan tahap dua, tersangka STB dan barang bukti ke penuntutan. Sidang rencananya dilakukan di Pengadilan Tipikor, Jakarta," ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Febri melanjutkan dalam menuntaskan berkas Setia Budi, setidaknya ada 36 saksi yang telah diperiksa penyidik.

Mereka terdiri dari beragam unsur yakni karyawan dan pejabat Jasa Marga cabang Purbaleunyi, karyawan Jasa Marga cabang Japek.

Ada pula pegawai BPK RI Sub Auditor VII, Staf PSI Jasa Marga, pegawai BPK RI, hingga Direktur PT Marga Maju Mapan.‎

Sementara itu, tersangka Setia Budi sudah tiga kali ‎diperiksa yakni pada 13 Oktober, 1 November dan 6 Desember 2017.

Dengan pelimpahan berkas Setia Budi, lanjut Febri penyidik masih punya pekerjaan rumah untuk menuntaskan tersangka lain di kasus ini yaitu ‎Sigit Yuhoharto yang diduga sebagai penerima suap.

Diketahui KPK menetapkan Sigit dan Setia Budi sebagai tersangka dugaan suap terkait pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) terhadap PT Jasa Marga Tbk, yang dilakukan tahun ini atas penggunaan anggaran tahun 2015 dan 2016.

Setia Budi diduga memberikan satu unit motor Harley-Davidson seharga Rp 115 juta kepada Sigit untuk mempengaruhi hasil pemeriksaan dari tim BPK.

Sigit merupakan ketua tim pemeriksaan terhadap PT Jasa Marga Tbk cabang purbaleunyi.

Dari hasil awal PDTT tersebut, BPK menemukan dugaan kelebihan pembayaran dalam pekerjaan pemeliharaan periodik, rekonstruksi jalan dan pengecetan marka jalan yang dilakukan PT Jasa Marga cabang purbaleunyi.

Atas kasus ini, Direktur Utama PT Jasa Marga, Desi arryani pernah diperiksa. Bahkan Menteri Perhubungan serta anggota Satuan Pengawas Internal PT Jasa Marga juga pernah diperiksa untuk kedua tersangka.

Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Sugiyarto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help