Bikin Poling Capres Lebih Banyak yang Pilih Jokowi, Ini Penjelasan Fadli Zon

Lewat akun Twitter pribadinya @fadlizon, dirinya hanya mencantumkan dua nama Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Bikin Poling Capres Lebih Banyak yang Pilih Jokowi, Ini Penjelasan Fadli Zon
Kolase/Tribunnews.com
Jokowi, Fadli Zon dan Prabowo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, menggarap poling terbuka soal siapa presiden yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini.

Lewat akun Twitter pribadinya @fadlizon, dirinya hanya mencantumkan dua nama Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Saat dikonfirmasi wartawan, Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPR RI ini menjelaskan, bahwa elektabilitas Prabowo tetap bertahan.

Baca: Rayu PDIP Gabung Koalisi, Ridwan Kamil Bawa Makanan Khas Bandung

"Menurut saya itu kan satu polling terbuka dan ini kan H-15 bulan dari Pilpres. Meskipun tentu di situ bisa kelihatan petahan 55 persen, Pak Jokowi, Pak Prabowo 45 persen saya kira bisa menunjukkan indikator indikator yang ada sekarang," kata Fadli Zon, Rabu (3/1/2018).

Sebanyak 30.336 suara warganet mengikuti polling dua kandidat yang pernah bertarung pada 2014 itu.

Hasilnya Jokowi sebagai pemenang.

Cuitan Fadli hingga pukul 15.00 WIB telah dibagikan ulang sebanyak 2,9 ribu kali dengan komentar sebanyak 1,4 ribu kali.

Baca: Waketum Gerindra : Yenny Wahid Bukan Orang Baru Bagi Kami

"Meskipun tentu di situ bisa kelihatan petahana 55 persen untuk Pak Jokowi dan Pak Prabowo 45 persen. Saya kira bisa menunjukkan indikator-indikator yang ada sekarang," katanya.

Namun Fadli tidak heran jika nilai Presiden Jokowi masih berada di atas Prabowo.

Namun, selisih nilai di antara keduanya menunjukan konsistensi Prabowo yang masih mampu bersaing menjadi Jokowi.

"H-15 bulan artinya Pak Prabowo belum turun sudah 45 persen, dan kita kan belum tahu juga nanti. Sebagai indikator awal saya kira saya hanya ingin tahu sebenarnya sejauh mana terutama netizen menanggapinya," katanya.

Fadli mengaku optimistis nilai Prabowo akan terus meningkat jelang tahapan Pemilihan Presiden dimulai. Nilai 45 persen saat ini, kata dia, diraih Prabowo dengan minim melakukan manuver politik.

"Sekarang saja dalam satu posisi yang banyak belum bergerak dan memang belum bergerak sama sekali boleh dibilang sudah 45 persen. Artinya peluang untuk Pak Prabowo untuk mengalahkan Pak Jokowi atau melebihi itu sangat besar," kata Fadli.

Penulis: Wahyu Aji
Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help