Bupati Hulu Sungai Tengah Terjaring OTT KPK, Ini Kata Sekjen Partai Berkarya

Andi Picunang membenarkan Bupati HST Abdul Latif yang dikabarkan ditangkap KPK sebagai kader partainya

Bupati Hulu Sungai Tengah Terjaring OTT KPK, Ini Kata Sekjen Partai Berkarya
tcooklaw.com ilustrasi
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen ‎Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang membenarkan Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif yang dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai kader partainya.

Baddaruddin mengaku cukup kaget dengan adanya pemberitaan bahwa Abdul Latif diduga terjaring operasi yang dilakukan oleh KPK.

"Saya pribadi kaget dengan berita hari ini tentang beliau. Mudah-mudahan beliau sehat-sehat saja," kata Badaruddin saat dikonfirmasi, Kamis (4/1/2018).

Baca: Polisi Palembang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada Bocah

Partai Berkarya, kata Badaruddin tidak akan tinggal diam atas penangkapan tersebut dan berencana memberikann bantuan hukum kepada Abdul Latif.

Badaruddin pun memastikan bahwa Abdul Latif tidak mendapatkan pemecatan dan tetap menjadi Ketua DPW Partai Berkarya wilayah Kalimantan Selatan.

"Partai lewat lembaga bantuan hukum Berkarya akan mendampingi beliau. Beliau tetap Ketua DPW Kalsel dan keluarga besar kami," tandasnya.

Sebelumnya, KPK menangkap Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Abdul Latif dan sejumlah orang di HST, Kalsel, dan Surabaya, Jawa Timur pada Kamis (4/1/2018). Dari hasil giat OTT sementara, ada lima orang yang terjaring.

"(Sementara) lima orang," ujar juru bicara KPK, Febri Diansyah.

Febri belum bisa menjelaskan lebih lanjut perihal kronologi maupun dugaan korupsi yang menjadi latar belakang OTT kepala daerah kali ini karena tim masih melakukan pergerakan di lapangan.

Sementara itu, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan kepala daerah yang terjaring OTT kali ini adalah Bupati Hulu Sungai Tengah Abdul Latif.

Diketahui, Abdul Latif didampingi Chairansyah mulai menjabat Bupati Hulu Sungai Tengah pada 17 Februari 2016.

Abdul Latif pernah menjabat anggota Fraksi Partai Golkar Komisi III DPRD Kalsel periode 2014-2019 dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV meliputi Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, dan Hulu Sungai Tengah.

Pada Januari 2017, Abdul Latif keluar dari Partai Golkar dan bergabung ke dalam partai politik bentukan Tommy Soeharto. Ia ditunjuk menjadi Ketua DPW Partai Berkarya Kalsel.

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved