Luhut Larang Tenggelamkan Kapal, Susi: Sudah Ditanggapi oleh Pak Presiden

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, tidak ingin berkomentar banyak atas kritik Menko Maritim, Luhut Panjaitan, Binsar Panjaitan, terhada

Luhut Larang Tenggelamkan Kapal, Susi: Sudah Ditanggapi oleh Pak Presiden
KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWA
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat piknik dadakan di Pantai Sindu, Pulau Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (28/10/2017). Di sela-sela kunjungan kerja dan memimpin penenggelaman kapal di Natuna, Menteri Susi melakukan piknik mendadak di Pantai Sindu, salah satu pantai berbatu raksasa di Pulau Ranai. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, tidak ingin berkomentar banyak atas kritik Menko Maritim, Luhut Panjaitan, Binsar Panjaitan, terhadap dirinya.

Luhut meminta Susi tidak lagi menenggelamkan kapal pencuri asing.

"Kan Pak Jokowi sudah bicara, saya tidak perlu bicara. Sudah ditanggapi oleh pak presiden," ujar Susi di Balai Sarbini, Semanggi, Jakarta, Rabu (10/1/2018).

Baca: Pembatalan HGB Pulau Hasil Reklamasi Kurang Tepat

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menanggapi silang pendapat yang terjadi di Kabinet Kerja terkait kebijakan penenggelaman kapal asing pencuri ikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Jokowi mengakui sempat meminta Susi untuk fokus meningkatkan pengolahan ikan dan ekspor ikan.

Permintaan itu disampaikan Jokowi kepada Susi dalam rapat kabinet.

"Saya sampaikan ke bu Susi, bu sekarang konsentrasinya ke industri pengolahan ikan terutama yang mendorong untuk ekspor, ikan untuk ekspor. Karena ekspornya kita turun. Itu saja," kata Jokowi di Hotel Sahid, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2018).

Meski begitu, Jokowi menilai penenggelaman kapal asing selama tiga tahun terakhir ini dilakukan untuk kebaikan negara. Terlebih untuk kesejahteraan nelayan melalui hasil tangkapan ikan.

Baca: LIVE STREAMING Real Madrid Vs Numancia - Copa Del Rey 03.30 WIB, Ajang Pelipur Lara?

Untuk itu, Jokowi menyatakan tetap mendukung kebijakan tersebut sebagai bentuk penegakan hukum.

"Jadi penenggelaman ini bentuk law enforcement yang kita tunjukkan bahwa kita ini tidak main-main terhadap terhadap pencurian ikan. Enggak main-main," kata Jokowi.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Samuel Febrianto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help