Korupsi KTP Elektronik

Ditahan KPK, Dokter RS Permata Hijau Tersenyum Saat Dimasukkan ke Mobil Tahanan

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutarjo.

Sang dokter langsung ditahan usai menjalani hampir 14 jam pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus menghalang-halangi penyidikan kasus e-KTP Setya Novanto, di kantor KPK, Jakarta, Jumat (12/1/2018) malam.

Bimanesh hanya tersenyum saat dimasukkan ke dalam mobil tahanan.

Baca: Mendagri Sedih Jika Sudah Tidak Ada Toleransi Dalam Kehidupan

Ia merupakan dokter yang menangani mantan Ketua DPR di RS Medika Permata Hijau pasca-kecelakaan pada 16 Nobember 2017. Sebelumnya, penyidik KPK telah menetapkan dokter Bimanesh dan kuasa hukum dari Setya Novanto, Fredrich Yunadi, sebagai tersangka.

Keduanya disangkakan sengaja merintangi atau menghalang-halangi penyidikan kasus e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

Keduanya diduga bekerja sama memasukkan Setya Novanto ke RS Medika Permata Hijau Jakata dengan memanipulasi data medis dengan tujuan menghindari panggilan pemeriksaan KPK.

Dokter Bimanesh tiba di kantor KPK pada pukul 09.15 WIB, untuk mememuhi panggilan pemeriksaan pertama sebagai tersangka. Ia datang mengenakan kemeja biru muda bermotif garis dan celana panjang hitam.

Turun dari mobil, sang dokter justru tampak mendorong kursi roda yang diduduki oleh seorang pria yang menggunakan penyangga tangan atau armsling di tangan kanannya.

Baca: Setelah Alexis, Apa Lagi? - BERKAS KOMPAS (Bag. 1)

Halaman
12
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Samuel Febrianto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help