Pilkada Serentak

KPU Dukung Sikap Polisi Tunda Proses Laporan terhadap Calon Kepala Daerah

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mendukung langkah kepolisian menunda proses laporan atau pengaduan terhadap calon kepala daerah di Pilkada 2018.

KPU Dukung Sikap Polisi Tunda Proses Laporan terhadap Calon Kepala Daerah
Tribunnews.com / Eri Komar Sinaga
Ketua KPU Arief Budiman 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mendukung langkah kepolisian menunda proses laporan atau pengaduan terhadap calon kepala daerah di Pilkada 2018.

Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan proses laporan tersebut bisa dilanjutkan setelah tahapan Pilkada selesai.

"Jadi untuk kasus-kasus pidana umum, KPU setuju itu ditunda penanganannya sampai dengan tahapan selesai. Itu boleh ditunda karena takut dikriminalisasi," kata Arief saat diskusi bertajuk 'Wajah Politik Pilkada Kita' di Cikini, Jakarta, Sabtu (13/1/2018).

Baca: Tertangkap Jual Sabu, Pemuda Ini Terpaksa Menikah di Kantor Polisi

Baca: Kenangan Dedi Mulyadi dan Rumah Dinas Bupati Purwakarta

Meski demikian, Arief membantah calon kepala daerah kebal hukum.

Ia menyatakan calon tetap diproses hukum jika terlibat pidana pemilu.

Contohnya, ketika calon melakukan politik uang atau pemalsuan ijazah.

"Itu enggak boleh ditunda. Harus tetap diproses. Jadi hal-hal yang terkait proses penyelenggaraaan Pemilu KPU berikan masukan, tetap diproses," tutur Arief.

Editor: Ferdinand Waskita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help