Kemensos Sudah Salurkan 3 Ton Bantuan untuk KLB Asmat

Mensos Idrus Marham menambahkan ada 71 korban meninggal akibat KLB di Asmat tersebut.

Kemensos Sudah Salurkan 3 Ton Bantuan untuk KLB Asmat
ISTIMEWA
Badan Penan berada di Distrik Fayit, Kabupaten Asmat, Papua. Baguna PDI Perjuangan menerjunkan tim kemanusiaan berangkat sejak Rabu 24 Januari lalu dilepas oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Sosial dan Penanggulangan Bencana Ribka Tjibtaning. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Sosial Idrus Marham mengatakan pihaknya sudah memberikan bantuan total sebanyak 3 ton kepada korban penyakit campak dan gizi buruk yang melanda Kabupaten Asmat, Papua.

Hal itu disampaikan Idrus saat akan megikuti rapat terbatas yang dipimpin Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani di Kemenko PMK, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).

“Terakhir Kemensos sudah berikan bantuan total 3 ton termasuk makanan siap saji, makanan untuk anak-anak, biskuit, coklat, dan makanan untuk anak yang lain,” ungkap Idrus.

Idrus mengatakan bantuan itu diberikan dalam rangka respon tanggap darurat.

Untuk lebih lanjut Idrus mengatakan Kemensos akan menyiapkan beberapa program pengembangan masyarakat dan komunitas terpencil.

Baca: Politisi PDIP Tubagus Hasanuddin Disebut Kenalkan Ali Fahmi ke Fayakun

“Kami sudah siapkan dana Rp 3 miliar untuk program pengembangan masyarakat serta sudah berjalan selama 1-2 tahun terakhir. Program-programnya sudah kami mulai,” pungkasnya.

Komandan Satgas Kesehatan TNI KLB Asmat, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan mengatakan delapan tim satgas melakukan pemeriksaan di 117 kampung dan 19 distrik dan hasilnya mereka menemukan 646 anak terkena campak dan 144 anak terkena gizi buruk.

Mensos Idrus Marham menambahkan ada 71 korban meninggal akibat KLB di Asmat tersebut.

Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help