Belanja di Pasar, Seorang Anggota TNI di Papua Tewas Ditembak Kriminal Bersenjata

Saat terpisah itulah SN ditodong dan ditembak para pelaku dengan menggunakan senjata api. SN tewas seketika di lokasi kejadian.

Belanja di Pasar, Seorang Anggota TNI  di Papua Tewas Ditembak Kriminal Bersenjata
Puspen TNI/Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna dan Wakasal Laksdya TNI Taufiqoerrochman berkesempatan pula meninjau lokasi atau area yang akan dijadikan sebagai pangkalan TNI di Papua Barat, Jumat (2/2/2018). (Puspen TNI/Kolonel Inf Bedali Harefa, S.H.) 

TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Anggota TNI, Pratu SN, tewas ditembak orang tak dikenal di Pasar Sinak, Kabupaten Puncak, Papua.

Aparat menuding kelompok kriminal separatis bersenjata di balik serangan itu.

Serangan itu terjadi saat SN bersama rekan-rekannya ke pasar untuk membeli beberapa kebutuhan pokok pada Senin (12/02) pagi.

Tak berselang lama, SN terpisah dengan rekan-rekannya.

"Karena sibuk tawar menawar, dia terpisah sekitar 50 meter dari rekan-rekannya," kata Kepala Penerangan Kodam Cendrawasih, Kolonel Muhammad Aidi, kepada BBC Indonesia, Selasa (13/2/2018).

Saat terpisah itulah SN ditodong dan ditembak para pelaku dengan menggunakan senjata api.

SN tewas seketika di lokasi kejadian.

Baca: Papua, LGBT, pasal kontroversial RKUHP: Apa sorotan Kominsioner HAM PBB di Indonesia?

Menurut Aidi, mendengar suara letusan, rekan-rekan SN mendatangi sumber suara dan mendapati SN terkapar.

Mereka sempat mengejar para pelaku yang berjumlah sekitar lima orang.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help