Tiga Garis Perjuangan Anggota Legislatif Fraksi PKS se-Indonesia

Caleg PKS harus terus hadir di tengah-tengah rakyat, pahami kebutuhan mereka, selami kesulitan dan penderitaan mereka

Tiga Garis Perjuangan Anggota Legislatif Fraksi PKS se-Indonesia
Istimewa
Caleg PKS yang saat ini sedang menjabat di DPR 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat Pleno Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR dan DPRD yang diikuti 1000 orang lebih berkomitmen mengokohkan khidmat PKS kepada rakyat.

Bagaimana caranya?

Ketua Fraksi PKS di DPR RI Jazuli Juwaini, yang menjadi Ketua Anggota Legislatif (Aleg) PKS Nasional menjawabnya dengan tiga garis perjuangan Fraksi PKS di seluruh Indonesia yaitu "Tiga Pro": Pro kerakyatan, Pro keummatan, dan Pro Pengokohan Nasionalisme Indonesia.

"Setiap Aleg PKS di semua tingkat harus paham, menghayati, dan membumikan tiga pro ini dalam setiap sikap dan kebijakan politiknya. Tidak boleh kebijakan Fraksi PKS keluar dari tiga koridor ini," kata Jazuli dalam keterangan yang diterima, Kamis (15/2/2018).

Jazuli mengatakan, caleg PKS harus terus hadir di tengah-tengah rakyat, pahami kebutuhan mereka, selami kesulitan dan penderitaan mereka, berempati dengan permasalahan mereka.

Maka, Aleg PKS diharapkan akan Pro Rakyat.

Menurutnya, fraksi PKS seluruh Indonesia juga telah menghadirkan terobosan Hari Aspirasi Rakyat agar seluruh rakyat semakin mudah menemui dan menyampaikan aspirasinya kepada Aleg PKS.

"Di tengah ekonomi rakyat yang sulit, Fraksi PKS tegas berpihak pada rakyat dengan menolak dan mengkritisi kebijakan penaikan harga-harga kebutuhan pokok, tarif listrik, bahan bakar, dan lain-lain. Kita juga kritisi berbagai kebijakan impor seperti impor beras, garam, kedelai, dan lainnya yang jelas merugikan petani," kata Jazuli.

Tidak hanya besikap, Fraksi PKS DPR juga menginisiasi RUU prorakyat.

Salah satunya, Fraksi PKS merupakan inisiator tunggal RUU Kewirausahaan yang diharapkan menjadi solusi pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi rakyat.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help