Menteri Siti Nurbaya Konsultasi dengan KPK soal Kasus DL Sitorus

Siti Nurbaya, mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (19/2/2018).

Menteri Siti Nurbaya Konsultasi dengan KPK soal Kasus DL Sitorus
TRIBUN/DANY PERMANA
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (19/2/2018).

Siti Nurbaya tiba bersama jajarannya yakni Sekjen KLHK, Dirjen Gakkum KLHK, dan Staf Ahli Menteri KLHK. Mereka diterima oleh pimpinan KPK dan tim direktorat Litbang KPK.

“Menteri KLHK dan jajaran datang ke KPK untuk keperluan permintaan agar pendampingan dilanjutkan dan koordinasi eksekusi penanganan perkara,” ujar Kabiro Humas KPK,Febri Diansyah, melalu pesan tertulis.

Baca: Korban First Travel Soraki Andika dan Anniesa di Persidangan

Febri mengungkapkan bahwa pada pertemuan tersebut Siti melaporkan mengenai perkembangan penanganan eksekusi kasus DL Sitorus (DLS).

“Meminta supervisi dari KPK terkait kasus-kasus yang sedang ditangani oleh KLHK (Papua, DLS, dll),” ungkap Febri.

Febri mengungkapkan bahwa selain Itu, KLHK juga meminta KPK untuk melanjutkan pendampingan dalam implementasi rencana aksi lanjutan di kementerian tersebut.

Selanjutnya, KPK akan mendorong dan membantu KLHK dalam penegakan hukum. KPK juga akan terus mendorong perbaikan sistem dan regulasi di KLHK dengan skema pemantauan atas tindak lanjut dari Direktorat Litbang.

Terkait kasus DL Sitorus, KPK akan mensupervisi kasus-kasus yang sedang ditangani oleh KLHK.

Seperti diketahui, DL Sitorus pernah ditetapkan sebagai terpidana kasus perambahan hutan Register 40 Padang Lawas, Sumatera Utara.

Kasus ini bermula ketika perusahaan milik DL Sitorus, PT Torganda mengonversi 72.000 hektare (dari 172.000 hektare) hutan di Register 40 menjadi perkebunan sawit, di Kecamatan Simangambat, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Konversi hutan menjadi perkebunan sawit itu yang membuat DL Sitorus divonis 8 tahun penjara pada pertengahan 2006.

DL Sitorus akhirnya meninggal saat akan terbang dengan pesawat Garuda dari Jakarta menuju Medan dengan penerbangan GA 188, pada Kamis lalu (3/8/2017).

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved