Jokowi Bekali 1.591 Calon Hakim di Lingkungan Mahkamah Agung

Presiden Joko Widodo memberikan pembekalan kepada CPNS atau calon hakim di lingkungan Mahkamah Agung (MA) tahun 2018,

Jokowi Bekali 1.591 Calon Hakim di Lingkungan Mahkamah Agung
Seno

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Presiden Joko Widodo memberikan pembekalan kepada CPNS atau calon hakim di lingkungan Mahkamah Agung (MA) tahun 2018, di Balitbang Diklat Kumdil MA, Megamendung, Bogor, Rabu (21/2/2018).

"Saya ingin mengucapkan selamat kepada 1.591 putra-putri terbaik Indonesia yang telah lolos seleksi CPNS/calon hakim," tutur Jokowi dalam sambutannya.

Berdasarkan data yang disampaikan ke Jokowi, tahap awal terdapat 30 ribu orang yang mendaftar, kemudian diseleksi menjadi 25 ribu dan disaring lagi menjadi 3.800 orang, hingga akhirnya lolos sebanyak 1.591 orang.

"Ini jumlah yang besar sekitar 20 persen, artinya masa depan peradilan ada di pundak saudara sekalian, kekuasaan kehakiman Mahkamah Agung adalah pilar yang sangat penting bagi negara kita," tutur Jokowi.

Menurutnya, kemajuan bangsa ditentukan oleh pilar-pilar yang kokoh, baik tingkat eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Oleh sebab itu, diperlukan kepercayaan dari rakyat dan dunia internasional dalam memperkokoh pilar tersebut.

"‎Kita ini negara besar yang sedang berusaha keras untuk melakukan lompatan-lompatan kemajuan, kita negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, kita negara muslim terbesar di dunia, muslim yang damai, demokratis dan penuh toleransi," papar Jokowi.

Ketua MA Muhammad Hatta Ali menjelaskan, kehadiran Jokowi pada hari ini merupakan kehadiran presiden yang pertama dalam rangka pembekalan CPNS/calon hakim di lingkungan Mahkamah Agung.

"Suatu kebanggan, setelah kurang lebih 6 tahun moratorim penerimaan calon hakim, selanjutnya pemerintah pahami dan setujui usulan pengadaan 1.684 calon hakim pada 2017, dan telah dinyatakan lulus 1.591 orang," tutur Hatta di tempat yang sama.

‎Menurut Hatta, pembekalan kepada calon hakim merupakan sarana untuk memperkenalkan rumah yang sekarang mulai dimasuki, dimana calon hakim adalah bagian dari organisasi Mahkamah Agung yang akan mewujudkan badan peradilan Indonesia yang agung.

"Kepada calon hakim, saya titip pesan agar senantiasa jaga integritas, integritas ini akan mengalami banyak ujian ketika menjadi hakim, akan tetapi mereka yang selalu dengarkan hati nuraninya lah yang akan berhasil dalam ujian integritas ini," papar Hatta.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved