OTT di Lampung Tengah

KPK Periksa Sejumlah Pimpinan DPRD Lampung Tengah

KPK memeriksa Ketua DPRD Lampung Tengah, Achmad Junaidi Sunardi Sedianya Junaidi akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi. ‎

KPK Periksa Sejumlah Pimpinan DPRD Lampung Tengah
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas disaksikan Wakil Ketua KPK Laode M Syarif (kedua kiri) menunjukkan barang bukti yang diamankan saat operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Lampung Tengah di gedung KPK, Jakarta, Kamis (15/2/2018). KPK mengamankan 19 orang dan menetapkan 3 orang tersangka diantaranya Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga, Anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufih Rahman serta mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 1 Miliar terkait dugaan suap persetujuan DPRD untuk pinjaman daerah kepada PT SMI untuk pembangunan proyek infrastruktur yang akan dikerjakan Dinas PUPR Lampung Tengah. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pimpinan serta anggota DPRD Lampung Tengah atas kasus dugaan suap terkait persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah.

KPK memeriksa Ketua DPRD Lampung Tengah, Achmad Junaidi Sunardi Sedianya Junaidi akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi. 

"‎Dia (Junaidi) akan diperiksa untuk tersangka JNS (Wakil Ketua DPRD Lamteng, J Natalis Sinaga)," ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat.

Selain Junaidi, penyidik juga memanggil dua Wakil Ketua DPRD Lamteng, Riagus Ria dan Joni Hardito, serta satu orang anggota ‎DPRD Lampteng, Raden Zugiri, sebagai saksi kasus yang sama. 

"Ketiganya juga akan dimintai keterangannya sebagai saksi untuk melengkapi berkas JNS," jelas Febri. 

Sebelumnya, KPK telah lebih dahulu menetapkan tiga tersangka kasus ini. Ketiganya yakni, Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah J Natalis Sinaga (JNS), Anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto (RUS), dan Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah Taufik Rahman.

J Natalis Sinaga, Rusliyanto, dan Taufik Rahman telah ditahan KPK. Mereka ditahan di Rumah Tahanan terpisah.

‎Natalis ditahan di Polres Jakarta Timur, Rusliyanto ditahan di Polres Jakarta Pusat, dan Taufik ditahan‎ di Rutan Guntur. Ketiganya ditahan untuk 20 hari pertama demi kepentingan penyidikan.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved