UU MD3

Jokowi: ‎Saya Tidak Menandatangani UU MD3 ‎

"Ya hari ini sudah berakhir dan perlu saya sampaikan, saya tidak menandatangani undang-undang tersebut (UU MD3),"

Jokowi: ‎Saya Tidak Menandatangani UU MD3 ‎
Tribunnews/JEPRIMA
Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo memutuskan untuk tidak menandatangani Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) ‎yang telah disahkan pemerintah dan DPR dalam sidang paripurna, Senin (12/2/2018).

"Ya hari ini sudah berakhir dan perlu saya sampaikan, saya tidak menandatangani undang-undang tersebut (UU MD3)," tutur Jokowi setelah penyerahan sertifikat tanah di Alun-Alun Barat Kota Serang, Banten, Rabu (13/3/2018).

Baca: Soal Biaya Rp 20 Miliar Dalam Percakapan Setya Novanto, Saksi Ahli Nilai Ada Pengkondisian

Alasan Jokowi tak membubuhkan tandatangan di UU MD3, karena dirinya sebagai kepala negara telah mendengarkan aspirasi masyarakat terkait penolakan undang-undang tersebut.

"Kenapa saya tidak tandatangani ya saya menangkap keresahan yang ada dimasyarakat," ucap Jokowi.

Meski tidak ada tandatangan Presiden, Jokowi mengaku sadar dan mengerti UU MD3 akan tetap berlaku setelah 30 hari disahkan oleh parlemen.

Baca: Repdem Persiapkan Diri Hadapi Hoax di Dunia Maya Untuk Menangkan Jokowi Dalam Pilpres 2019

"Tapi untuk menyelesaikan masalah itu berarti masyarakat silahkan uji materi ke MK. Uji materi dululah, coba kan ini yang uji materi banyak ke MK, saya kira mekanismenya seperti itu," papar Jokowi.

‎Sementara terkait pilihan penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) yang dapat dipilih presiden untuk membatalkan UU MD3, Jokowi menilai hal tersebut nantinya tetap harus melalui persetujuan DPR.

Halaman
12
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved