Kondisi Terkini Kesehatan BJ Habibie, Dokter Pasang MitraClip Lewat Kateter

Kabar terbaru soal kesehatan Habibie tersebut disampaikan melalui siaran pers yang dikirimkan The Habibie Center yang diterima Tribunnews, Rabu (14/3/

Kondisi Terkini Kesehatan BJ Habibie, Dokter Pasang MitraClip Lewat Kateter
Facebook The Habibie Center
BJ Habibie 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sempat menurunnya kondisi kesehatan Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibie, mengharuskan dirinya dirawat intensif di sebuah Rumah Sakit di Starnberg, München, Jerman, sejak Selasa (27/2/2018).

Ia pun menjalani serangkaian pemeriksaan dan pengawasan di rumah sakit yang berada di negara tersebut.

Baca: Jokowi: ‎Saya Tidak Menandatangani UU MD3 ‎

Pemeriksan pun berjalan lancar dan proses perawatan pria yang akrab disapa Eyang Habibie itu pun telah sampai pada tahap pemasangan MitraClip melalui kateter yang dipasang, Rabu (14/3/2018), pukul 08.00 waktu München atau sekira pukul 14.00 WIB.

Pemasangan itu dilakukan secara profesional oleh tim dokter spesialis terbaik yang ada di benua Eropa.

Kabar terbaru soal kesehatan Habibie tersebut disampaikan melalui siaran pers yang dikirimkan The Habibie Center yang diterima Tribunnews, Rabu (14/3/2018) siang.

Baca: KPK Pastikan Penanganan Kasus Korupsi Calon Kepala Daerah Bebas Intervensi

Perawatan yang didapatkan Eyang Habibie pun terus dipantau dari Presiden RI Joko Widodo.

Komunikasi selalu dilalukan dengan keluarga Habibie untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatan pria yang terkenal jenius itu.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan bahwa kondisi kesehatan Habibie mulai stabil.

Baca: Kapolri: Perekaman e-KTP Jadi Masalah Dalam Pilkada di Papua

Pernyataan tersebut ia sampaikan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).

"Tambahan komunikasi dengan Pak Ilham, putra Pak Habibie, saat ini sudah ada di München, kondisi beliau cukup stabil," kata Retno.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help