Pilkada Serentak

Soal Pernyataan Wiranto, Jokowi: Yang Saya Tahu KPK Itu Independen

Presiden Joko Widodo enggan berkomentar terkait pernyataan Menko Polhukam Wiranto

Soal Pernyataan Wiranto, Jokowi: Yang Saya Tahu KPK Itu Independen
Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo enggan berkomentar terkait pernyataan Menko Polhukam Wiranto yang mengimbau penundaan pengumuman dugaan korupsi calon kepala daerah ‎oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Silahkan tanya ke Pak Wiranto," ujar Jokowi‎ setelah penyerahan sertifikat tanah di Alun-Alun Barat Kota Serang, Banten, Rabu (13/3/2018).

Baca: Sistem Elektronik Pemerintah Kota Los Angeles Jadi Korban Peretasan Tiga Mahasiswa Surabaya

Jokowi menilai, KPK merupakan lembaga yang independen, ‎sehingga tidak dapat diintervensi oleh siapapun, termasuk oleh pemerintah.

"Yang saya tahu KPK itu independen," ucap Jokowi.

Baca: Jokowi: ‎Saya Tidak Menandatangani UU MD3 ‎

Sebelumnya Wiranto menyatakan niat untuk bertemu KPK agar menahan penetapan tersangka kasus korupsi calon kepala daerah peserta Pilkada serentak 2018 sampai proses pemilihan selesai.

Saat ditemui di Hotel Millenium, Jakarta Pusat, Selasa (13/3/2018) Wiranto mengatakan pernyataannya itu adalah sebuah imbauan.

Baca: Kurang Dari 10 Teroris Masih Beroperasi di Poso, Operasi Tinombala Masih Berlanjut

"Usulan penundaan itu bertujuan agar tidak menimbulkan buruk sangka, tidak membuat KPK dituduh masuk dalam ranah politik, tujuan baik bukan untuk mencegah penindakan dan pengusutan semata."

"Tapi kalau tidak mau ya silakan, namanya bukan paksaan, itu himbauan saja. Itu kan bentuk komunikasi jamin pilkada aman, tidak diwarnai kericuhan, tertib, dan lancar," tegasnya.

Karena itu Wiranto tidak mempermasalahkan bila akhirnya tetap ada penegak hukum yang akan melanjutkan proses hukum bagi peserta Pikada serentak 2018.

Tapi Wiranto tetap mengimbau agar arahan tersebut dilaksanakan agar tidak mengganggu proses politik Pilkada 2018 hingga Pilpres 2019.

"Sudah saya katakan kemarin bahwa penundaan tak mengurangi ancaman kepada yang bersangkutan," katanya.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help