Tahun Ini Polri Butuh 8000 Anggota Baru Tahun Ini

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membuka pendaftaran anggota baru tahun angkatan 2018. Mereka butuh 8000 orang, untuk lulusan SMA dan S1.

Tahun Ini Polri Butuh 8000 Anggota Baru Tahun Ini
TRIBUN/Leo Prima
Taruna Akademi Kepolisian mengikuti latihan tarian NKRI untuk pembukaan Karnaval Khatulistiwa di kawasan Alun-alun Kapuas Pontianak, Jumat (21/8/2015). Karnaval Khatulistiwa akan dimulai Sabtu (22//2015) dan dibuka oleh Presiden Joko Widodo. Tribun Pontianak/Leo Prima 

 Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) membuka pendaftaran anggota baru tahun angkatan 2018. Kapolresta Solo, Kombes Ribut Hari Wibowo mengatakan Polri butuh 8000 anggota baru.

"Kita juga ada pelayanan SIM Keliling dan Samsat Keliling sekaligus kita gabungkan pelayanan masyarakat dengan sosisliasi penerimaan anggota Polri hari ini," ujar  Kapolresta Solo dalam sosialisasi penerimaan anggota baru Polri di Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (18/3/2018) pagi.

Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya (Sumda) Polresta Solo, Kompol Sis Raniwati, mengatakan, kuota delapan ribu anggota baru Polri di Tahun 2018 terhitung secara keseluruhan di Indonesia.

Baca: Kumpulan Klarifikasi Polri Terkait Video Helikopter Polisi Untuk Pernikahan

Baca:  Mereka yang Lolos Jadi Anggota Polri

Penerimaan anggota Polri ini meliputi Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS), Akademi Kopolisian (Akpol), Bintara Polri, dan Tamtama Polri.

Sis menambahkan, proses seleksi penerimaan anggota baru Polri tanpa dipungut biaya alias gratis.
"Biaya gratis, proses penerimaan dan seleksi sesuai tema Clear and Clean, artinya transparan dalam pengawasan, jadi tidak ada celah KKN," tegasnya.

Dia menerangkan, calon anggota baru Polri akan menempuh sejumlah tahapan seleksi.
Mulai dari pendaftaran online di website  http://www.penerimaan. polri.go.id, hingga tahap-tahap seperti tes kesehatan dan tes fisik.

Ia juga menyampaikan, Polri membuka peluang lulusan siswa SMA Sederajat yang memiliki keahlian bermain musik serta memiliki bakat bidang olahraga seperti sepak bola, voli, dan lainnya.

Sementara pendaftaran Taruna Akpol secara online dibuka mulai 8 April 2018.

Persyaratannya meliputi; berijazah serendah-rendahnya SMU/Madrasah Aliyah jurusan IPA/IPS atau SMK yang sesuai dengan kompetensi tugas pokok Polri, kecuali Tata Busana dan Tata Kecantikan, dengan Nilai Akhir, gabungan nilai UN dan nilai sekolah minimal 6,5.

Umur SIPSS minimal 18 tahun maksimal 26 tahun; Akpol minimal 17 tahun maksimal 21 tahun; Bintara minimal 17 tahun lima bulan maksimal 21 tahun dan Tamtama minimal 17 tahun tujuh bulan maksimal 22 tahun.

Tinggi badan, SIPSS pria 160 sentimeter dan wanita 155 sentimeter; Akpol pria 165 sentimeter dan wanita 163 sentimeter; Bintara pria 165 sentimeter dan wanita 160 sentimeer dan Tamtama pria 165 sentimeter.

Sementara SIPSS, berijazah D-IV, S1, S2 (Jurusan yang dibutuhkan menunggu keputusan dari Mabes), bagi lulusan yang berasal dari PT negeri/swasta dengan prodi yang terakreditasi minimal B wajib melampirkan tanda lulus/ijazah yang diligalisir/diketahui pembantu Dekan bidang Akademik dengan bilai rata-rata IPK minimal 2,70.(*)

Editor: Nurmulia Rekso Purnomo
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help