Imigrasi Indonesia Berjaga-jaga Hadapi Kemungkinan Demonstrasi Para Pengungsi

Pihak Imigrasi Indonesia berjaga-jaga menghadapi kemungkinan unjuk rasa (demonstrasi) para pengungsi dan para pencari suaka di Indonesia.

Imigrasi Indonesia Berjaga-jaga Hadapi Kemungkinan Demonstrasi Para Pengungsi
Istimewa
Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie sedang diberikan informasi oleh Atase Imigrasi KBRI Tokyo Arief Munandar, Senin (19/3/2018). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Imigrasi Indonesia berjaga-jaga menghadapi kemungkinan unjuk rasa (demonstrasi) para pengungsi dan para pencari suaka di Indonesia.

"Iya, kita sedang berjaga bersiap diri siapa tahu ada unjuk rasa yang akan dilakukan para pengungsi dan pencari suaka di Indonesia," kata Dirjen Imigrasi Ronny F Rompie kepada Tribunnews.com, Selasa (20/3/2018).

Penanganan dan antisipasi pengungsi dan pencari suaka dilakukan imigrasi yang disinyalir akan melakukan demostrasi di depan Rudenim Jakarta.

Kasubdit Tensipor beserta Kasi Imigran Gelap Ditjenim dan perwakilan IOM (International Organization for Migration) mengunjung Rudenim Jakarta untuk memastikan isu terkait demonstrasi.

Baca: Zaini Mampu Hasilkan Uang Rp 18 Juta Meski di Balik Penjara

Sekaligus melakukan sosialisasi terhadap para pengungsi yang diwakili oleh beberapa orang perwakilan para migran di halaman Rudenim Jakarta.

Beberapa hal telah disampaikan pihak imigrasi antara lain sebagai berikut:

Telah ke luar kebijakan baru dari salah satu negara donor yang tidak akan membiayai IOM untuk memfasilitasi para pencari suaka dan pengungsi termasuk pengungsi mandiri yang menyerahkan diri.

Kemudian juga, IOM hanya akan memfasilitasi para migran yang berada di trotoar depan Rudenim Jakarta yang telah didata sebelum tanggal 15 Maret 2018.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help