PPP: Pernyataan Elite Mental Maling Bisa Membuat Gaduh

Baidowi yang karib disapa Awiek tersebut meminta agar disebutkan siapa elit yang bermental maling tersebut.

PPP: Pernyataan Elite Mental Maling Bisa Membuat Gaduh
Tribunnews.com/Fitri Wulandari
Wakil Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sekaligus anggota Komisi II DPR RI Achmad Baidowi, saat ditemui usai diskusi yang digelar di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, Minggu (11/2/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Achmad Baidowi mengatakan pernyataan Ketua ‎Umum Gerindra Prabowo Subianto mengenai adanya elite yang bermental maling akan membuat gaduh.

Baidowi yang karib disapa Awiek tersebut meminta agar disebutkan siapa elit yang bermental maling tersebut.

"Pasti membuat gaduh. Yang kedua yang disampaikan Prabowo masih gambar masih awang-awang, bodoh dan bermental maling itu siapa. Sebut saja oknumnya baru clear," kata Awiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/4/2018).

Baca: Dikeroyok Temannya, Bocah Asal Kutim Tewas

Menurut Awiek bila elite tersebut diketahui kemudian benar-benar bermental maling, maka bisa ditindaklanjuti. Sementara bila tidak maka akan menjadi isu liar.

‎"Ketika disebut oknumnya ayo kita hajar rame-rame atau kita awasi bareng-bareng. Tetapi kalau hanya disebut bodoh dan maling itu psywar yang menyesatkan menurut saya dan membuat gaduh karena enggak disebut oknumnya siapa," katanya.

Menurut Awiek boleh-boleh saja mengkritik asalkan harus berdasarkan data dan tidak disampikan secara serampangan. Sehingga tidak membuat gaduh publik.

"Ini sudah jenuh dengan situasi kondisi dan politik seperti ini jangan kita menambahi dengan yang sifatnya membuat isu-isu liar," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dalam beberapa hari terakhir menyampaikan pemikirannya di depan ribuan kader Gerindra saat mengkampanyekan Sudrajat-Ahmad Syaikhu di Jawa Barat.

Salah satunya yakni ketimpangan ekonomi sekarang ini yang diakibatkan oleh banyaknya elit yang bermental maling.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved