Tangani Terorisme, TNI Akan Bergerak di Bawah Koordinasi BNPT

Alasan lainnya adalah adanya kekhawatiran jika TNI tak sekedar membantu penangkapan maka akan masuk ke dalam ranah pelanggaran HAM.

Tangani Terorisme, TNI Akan Bergerak di Bawah Koordinasi BNPT
Tribunnews.com/Vincentius
Pertemuan Komnas HAM dengan perwakilan TNI 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melakukan pertemuan dengan TNI, guna membahas Revisi Undang-undang (RUU) Terorisme, Senin (16/4).

Pertemuan itu dilakukan lantaran adanya wacana pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme.

Baca: Presiden Minta Proyek Strategis Nasional 2017 Segera Dirampungkan

Inspektur Badan Pembinaan Hukum Mabes TNI, Kolonel CHK Edi Imran, menegaskan pihaknya hanya akan bertindak dibawah kewenangan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Kami dari TNI nanti tetap berada di bawah koordinasi BNPT. Jadi pelibatan kami itu pasti berdasar kebijakan dan keputusan BNPT," ujar Edi, di gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (16/4/2018). 

Dalam RUU Terorisme ini, Edi menjelaskan pihaknya tidak akan mengambil alih tugas kepolisian.

Justru, lanjutnya, TNI akan membantu penangkapan teroris, yang kemudian diserahkan kepada kepolisian ataupun aparat penegak hukum.

Alasan lainnya adalah adanya kekhawatiran jika TNI tak sekedar membantu penangkapan maka akan masuk ke dalam ranah pelanggaran HAM.

"Jadi kalau misalnya ada pelaku terorisme yang tertangkap, maka kita serahkan kepada kepolisian," ungkapnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa TNI hanya akan menangani masalah terorisme dalam skala besar atau termasuk darurat saja.

Juga termasuk aksi terorisme yang tidak mampu ditangani oleh pihak kepolisian.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help