Pilkada Serentak

DPT Pilkada Ditetapkan, KPU Perlu Waspadai Mobilisasi Penduduk Jelang Pencoblosan

Untuk itu, dia meminta KPU RI memantau DPT sehingga tidak mengakibatkan kecurangan dan manipulasi pada hari pelaksanaan pencoblosan.

DPT Pilkada Ditetapkan, KPU Perlu Waspadai Mobilisasi Penduduk Jelang Pencoblosan
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra
Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini. 

Laporan Warawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menjamin seluruh pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dalam Pilkada serentak pada 27 Juni 2018.

Berdasarkan keterangan dari komisioner KPU RI, Viryan, sampai saat ini sudah ada 125 juta pemilih yang datanya masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada serentak 2018.

Namun, jumlah tersebut belum merupakan keseluruhan dari DPT pilkada tahun ini.

Baca: Momen Ketika Menteri Susi Pudjiastuti Mencuri Perhatian Dunia

"Memang, DPT telah disahkan, tetapi kerja KPU untuk memastikan terakomodirnya akurasi dan hak pilih semua warga negara yang memenuhi ketentuan. Mereka yang masuk DPT harus dipastikan bisa menggunakan hak pilih pada 27 mendatang," tutur Titi, Jumat (20/4/2018).

Meskipun DPT sudah ditetapkan, namun, kata dia, akurasi dan upadate data harus terus dilakukan sampai hari-H penyelenggaraan pesta demokrasi rakyat itu.

Sebab, menurut dia, data dapat berubah karena adanya kematian, mobilisasi penduduk, ataupun manipulasi data.

Baca: Rachmawati Kritik Aksi Jokowi Bagi-bagi Sepeda Hingga Lempar Sembako

Untuk itu, dia meminta KPU RI memantau DPT sehingga tidak mengakibatkan kecurangan dan manipulasi pada hari pelaksanaan pencoblosan.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help