Budi Waseso Mengaku Belum Ditelepon Jokowi

Buwas yang kala itu mengenakan kemaja abu-abu dan jeans biru terkejut saat dikonfirmasi kabar dirinya dipilih menjadi Direktur Utama Bulog

Budi Waseso Mengaku Belum Ditelepon Jokowi
Alija Berlian Fani
Budi Waseso di kediamannya, Sabtu (26/8/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Polisi Purnawirawan Budi Waseso atau dikenal dengan sapaan Buwas terlihat sibuk mengotak-atik mesin mobilnya saat ditemui Tribun di kediamannya, Komplek TNI AD, Kramat jati, Jakarta Timur, Selasa (24/4) pagi kemarin.

Buwas yang kala itu mengenakan kemaja abu-abu dan jeans biru terkejut saat dikonfirmasi kabar dirinya dipilih menjadi Direktur Utama (Perum) Bulog menggantikan Djarot Kusumayakti.

Baca: Peluk dan Tangisan sang Istri untuk Setya Novanto

Buwas mengaku tahu ada pemberitaan tentang dirinya yang digadang-gadangkan menjadi Dirut Bulog. Namun, sampai saat ini ia belum mendapatkan informasi maupun penunjukan resmi terkait posisi Dirut Bulog tersebut.

Oleh karena itu, ia menanggapi santai kabar tersebut. "Belum ada kabar sampai sekarang. Ini buktinya saya masih santai-santai aja sekarang. Mestinya tanya ke Kementerian BUMN," ujarnya tersenyum saat memeriksa kondisi mobil di depan rumah.

Ia juga mengaku tahu adanya pemberitaan pergantian Dirut Bulog ditentukan rapat pada Rabu hari ini yang kemudian tertunda.

Namun, lagi ia merasa belum sebagai pihak yang menjadi Dirut Bulog karena belum ada pemberitahuan atau permintaan resmi dari dari pihak Kementerian BUMN maupun pihak Istana Negara atau Presiden Joko Widodo.

"Harusnya kalau benar kan sudah ada yang menghubungi saya. Pak, kapan bisa bertugasnya. Tapi, ini kan nggak ada," ujarnya.

Jika memang pada akhirnya dirinya ditunjuk menjadi Dirut Bulog, Buwas mengakui harus belajar lagi agar bisa menguasai tugas dan tanggung jabatan tersebut, terkhusus soal stok dan stabilitas harga pangan beras.

"Saya harus tahu mesin mobil. Jadi kalau nanti sewaktu-waktu ada masalah di jalan saya bisa menyelesaikannya sendiri. Begitu pun waktu jadi Kepala BNN kemarin. Umpamanya benar saya diangkat jadi Kabulog, saya pun tetap harus belajar lagi dari nol agar bisa menguasai medan dan masalah di dalamnya," tuturnya.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help