PDI PerjuanganTandatangani Komitmen Keterbukaan Informasi Publik

Deklarasi Keterbukaan Informasi Badan Publik Peserta Pemilu merupakan komitmen PDI Perjuangan sebagai upaya menghadirkan politik

PDI PerjuanganTandatangani Komitmen Keterbukaan Informasi Publik
ISTIMEWA
Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Wasekjen DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (keduanya memakai kemeja merah) saat menghadiri Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional-Deklarasi Keterbukaan Informasi Peserta Pemilu 2019, yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP) RI, di Wisma Antara, Jakarta, Selasa (22/5/2018). Hadir dalam acara itu perwakilan dari partai politik peserta pemilu. 

TRIBUNNEWS,COM, JAKARTA-Deklarasi Keterbukaan Informasi Badan Publik Peserta Pemilu merupakan komitmen PDI Perjuangan sebagai upaya menghadirkan politik pada watak sejatinya, membangun peradaban.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam acara Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional-Deklarasi Keterbukaan Informasi Peserta Pemilu 2019, yang diselenggarakan Komisi Informasi Pusat (KIP) RI, di Wisma Antara, Jakarta, Selasa (22/5/2018). Hadir dalam acara itu perwakilan dari partai politik peserta pemilu.

"Komitmen terhadap keterbukaan informasi bukan hanya sekedar tekad. Di dalamnya mengandung upaya untuk mewujudkan kultur organisasi Partai agar semakin memiliki  tanggung jawab tidak hanya bagi anggota dan konstituen Partai, namun juga bagi bangsa dan negara dimana dedikasi kepartaian difokuskan," ujar Hasto.

Dikatakan, fungsi utama partai di dalam rekrutmen anggota, pendidikan politik, kaderisasi kepemimpinan, komunikasi politik, dan agregasi kepentingan politik rakyat menjadi kebijakan politik partai dan pemerintahan negara, memerlukan akuntabilitas di dalam penyelenggaraannya.

 “Semangat keterbukaan yang melekat dengan akuntabilitas Parpol inilah yang menjadi fokus PDI Perjuangan,” tambahnya.

Hasto menegaskan kembali, PDI Perjuangan terus menyempurnakan sistem manajemen kepartaian, sistem sekolah Partai dan  untuk itu, kami sudah memiliki sertifikasi mutu melalui ISO 9001:2015. Dalam hal keuangan partai, lanjut Hasto, telah mengembangkan basis iuran anggota pada tanggal 20 Oktober 2015.

"Iuran anggota ini sangat penting karena Partaiharus berdaulat secara politik dan berdikari di dalam mengelola keuangan Partai," ujar Hasto.

Dikatakan, pendidikan politik dan kaderisasi kepemimpinan partai terus dikembangkan, diawali dengan psikotest untuk melihat aspek kepribadian, kepemimpinan, kemampuan menyelesaikan masalah rakyat, loyalitas pada ideologi, dan daya juang.

Sekolah partai yang mendidik struktural partai, calon anggota legislatif, calon kepala daerah, dan sekolah ekonomi kerakyatan tersebut merupakan infrastruktur partai. Untuk memerkuat watak dan jati diri partai yang kokoh berdiri di atas prinsip ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, musyawarah, dan keadilan sosial.

"Keseluruhan tanggung jawab politik PDI Perjuangan tersebut dilakukan sebagai tanggung jawab sebagai Partai Ideologi berdasarkan Pancasila," Hasto menegaskan kembali.

Editor: Rachmat Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help