KTP Elektronik

Pasca-Temuan Ribuan e-KTP Tercecer di Bogor, Polisi Periksa 17 Saksi

Polres Bogor memperkirakan jumlah blanko yang tercecer tersebut berjumlah 6 ribu keping.

Pasca-Temuan Ribuan e-KTP Tercecer di Bogor, Polisi Periksa 17 Saksi
Tribun Video
Warga memunguti temuan ceceran ribuan keping e-KTP yang terjatuh dari sebuah truk saat melintas di Jalan Salabenda, Kemang, Bogor. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh menggelar jumpa pers dengan kepolisian di kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (28/5/2018), terkait temuan ceceran ribuan keping e-KTP  di jalan Raya Kemang Kabupaten Bogor, hari Sabtu (26/5/2018).

Polres Bogor melakukan penyelidikan terkait temuan ribuan e-KTP elektronik yang disebut rusak  tersebut dan merilis hasilnya pada Senin kemarin.

Polres Bogor memperkirakan jumlah blanko yang tercecer tersebut berjumlah 6 ribu keping.

Selain melakukan olah TKP petugas juga telah melakukan pemeriksaan terhadap 17 orang saksi termasuk Staf Ditjen Dukcapil Kemendagri dan supir kendaraan.

Dari hasil penyelidikan tersebut Polres Bogor menyatakan bahwa tidak terdapat perbuatan melawan hukum atas kejadian tersebut.

Penyelidikan tersebut dilakukan setelah memantau viralnya foto KTP Elektronik yang berserakan di daerah Salabenda Kabupaten Bogor sekitar 13.40 WIB pada Sabtu 26 Mei 2018  kemarin.

Siang itu masyarakat digegerkan dengan beredarnya foto dan video ribuan keping e-KTP berserakan 

Sejumlah orang berusaha memunguti keping demi keping e-KTP tersebut. Dari video dan foto yang beredar, terlihat data warga di keping e-KTP yang tercecer adalah berasal dari Sumatera Selatan.

Baca: Pasca Temuan Ceceran Keping E-KTP, Tjahjo Kumolo Minta Ribuan Blangko yang Rusak Dipotong

Baca: Ribuan e-KTP yang Tercecer di Jalan Salabenda, Bogor, Diselipkan di Antara Meja Kursi

Penyelidikan polisi menyatakan, sekitar 6 ribu e-KTP rusak yang dikemas dalam dua kardus terjatuh secara tidak sengaja dari bagasi sebuah truk bak terbuka yang mengangkut barang-barang inventaris Ditjen Dukcapil termasuk meja, lemari, dan kursi yang sudah tidak terpakai lagi.

Bagasi truk berwarna biru bermerek Dyna tersebut terlihat tertutup terpal berwarna biru.

Polisi menemukan kardus-kardus tersebut jatuh karena penempatannya yang tidak pas. Ketika dua kardus tersebut jatuh kemudian mobil pick up tersebut langsung menepi dan supir turun.

Warga sekitar kemudian membantu supir untuk mengumpulkan KTP Elektronik yang tercecer itu kembali ke dalam kardus untuk dasukan ke dalam truk.

Pada saat pengumpulan barang tersebut seorang pengguna jalan kemudian mendokumentasikan kejadian tersebut dan memviralkannya.

Truk ekspedisi tersebut kemudian melanjutkan perjalanan dan tiba di gudang Kemendagri di daerah Semplak Kecamatan Kemang pada pukul 13.30 WIB. Seluruh KTP Elektronik kemudian diturunkan dan dimasukan ke dalam gudang dengan lengkap. (Tribun Network/git/coz)

Penulis: Abdul Qodir
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved