Sofjan Wanandi: Generasi Muda Indonesia Bangkitlah Membangun Bangsa Sampai Kapanpun

Ketua Dewan Penasihat Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sofjan Wanandi (77) berharap generasi muda Indonesia bangkit membangun bangsa sampai kapan pun juga.

Sofjan Wanandi: Generasi Muda Indonesia Bangkitlah Membangun Bangsa Sampai Kapanpun
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Sofjan Wanandi Ketua Penasihat Wakil Presiden Jusuf Kalla 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ketua Dewan Penasihat Wakil Presiden Jusuf Kalla, Sofjan Wanandi (77) berharap generasi muda Indonesia bangkit membangun bangsa sampai kapan pun juga.

"Saya ingin generasi muda bangkit semangat terus sampai kapan pun untuk membangun bangsa Indonesia di mana pun mensejahterakan rakyat Indonesia bersama-sama," papar Sofjan kepada Tribunnews.com, Selasa (12/6/2018) di Tokyo Jepang.

Sofjan baru saja menerbitkan buku baru berjudul 'Sofjan Wanandi dan Tujuh Presiden' tanggal 5 Mei 2018 bersamaan deegan ulang tahun perkawinannya yang ke-50.

Baca: Hendika Tewas Dikubur Hidup-hidup oleh Temannya, Sepeda Motor dan Ponsel Dibawa Kabur

Dia berjuang dari sejak Presiden Soekarno hingga kini, secara konsisten membantu sepenuhnya pembangunan negara Indonesia di segala bidang.

"Saat sekarang sudah jauh berbeda dengan masa lalu. Kini semua sudah bebas, adil, demokrasi yang maju yang bisa dinikmati semua anak bangsa dengan sebaiknya," tambahnya.

Dalam bukunya tersbeut menurut Sofjan, dia ingin juga menekankan kepada kalangan muda kaum minoritas yang maju dan sukses serta punya uang di Indonesia.

"Dalam buku saya juga menekankan pentingnya apa yang bisa kita berikan atau sumbangkan diri kita kepada bangsa dan negara. Lalu kepada generasi muda, terutama yang minoritas, mulailah berdemokrasi, hal yang sama seperti bekerja sebagai pengusaha, sebagai politisi, sebagai profesional, apa saja tak perlu takut, selama membaktikan dirinya untuk kemajuan Indonesia, agar bisa mencapai keuntungan bersama," kata Sofjan.

Baca: Gara-gara Spanduk, Ketua Bamusi Kota Medan Ustaz Ade Darmawan Dapat Ancaman Pembunuhan

Sofjan mengingatkan silakan melakukan apa saja, tetapi jangan lupa kewajiban lain membangun bangsa mengurangi kemiskinan yang ada di Indonesia.

"Bagi kelompok yang punya kemampuan lebih, ya jangan lupa memberikan juga perhatian dan semangatnya bagi masyarakat yang belum mampu. Saya saja bisa, mengapa yang lain tidak bisa," tanya Sofjan.

Sofjan ingin semua generasi muda termasuk kalangan minoritas bisa membuktikan dirinya ikut bersama membangun bangsa, terutama mengurangi kemiskinan di Indonesia dengan melihat contoh pendahulunya yang ternyata bisa melakukannya dari generasi ke generasi tanpa henti.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help