Polda Metro Jaya Imbau Warga Jakarta Tidak Gelar Takbir Keliling

Polda Metro Jaya mengimbau warga Jakarta untuk tidak menggelar takbir keliling Monumen Nasional, Jakarta Pusat, dan jalan-jalan protokol

Polda Metro Jaya Imbau Warga Jakarta Tidak Gelar Takbir Keliling
capture video
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya mengimbau warga Jakarta untuk tidak menggelar takbir keliling Monumen Nasional, Jakarta Pusat, dan jalan-jalan protokol di Jakarta saat malam takbiran pada Kamis (14/6/2018).

Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Purwadi Arianto mengatakan, imbauan itu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan menjelang lebaran.

Baca: Menteri Keuangan dari 10 Negara akan Berkumpul di Banyuwangi

"Silakan takbir keliling di wilayah masing-masing untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan," ujar Purwadi di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Purwadi menerangkan, takbir keliling tidak diperkenankan di sepanjang jalan tol dan protokol, untuk menghindari kemacetan di Jakarta. Semisal di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Hal itu agar tak ada kepadatan pada satu titik tertentu.

"Jadi tidak menyebabkan kericuhan. Tapi kami yakin Jakarta cukup luang tapi luangnya ini tidak digunakan untuk melakukan kegiatan yang menimbulkan efek negatif," kata Purwadi.

Purwadi juga meminta warga untuk tidak menyalakan petasan. Sebab, ditengarai dapat memicu tawuran atau bentrokan antar warga.

"Penggunaan petasan kami imbau tidak dilakukan, termasuk menghindari friksi-friksi yang menimbulkan perang kelompok, antar kampung kami antisipasi," ucapnya.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved