Kasus Terorisme

Pengamanan Berlapis saat Hakim Bacakan Vonis Aman Abdurrahman

Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan melakukan pengamanan berlapis saat hakim bacakan vonis

Pengamanan Berlapis saat Hakim Bacakan Vonis Aman Abdurrahman
Chaerul Umam

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan melakukan pengamanan berlapis saat hakim bacakan vonis untuk terdakwa kasus terorisme Aman Abdurrahman, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).

Pantauan Tribunnews.com, area sekitar gedung PN Jakarta Selatan dijaga ketat oleh polisi dengan persenjataan lengkap.

Tidak hanya itu, sniper atau penembak jitu juga disiapkan guna mengamankan jalannya sidang vonis tersebut.

"Sniper juga kita tempatkan untuk mengawasi gerak-gerik dari luar, sudut kanan dan kiri," ucap Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Indra Jafar di PN Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).

Indra juga mengatakan bahwa terdapat 450 personel kepolisian yang mengamankan jalannya sidang vonis Aman.

Sementara itu, pengamanan di dalam gedung PN Jaksel sendiri dilakukan dari gerbang pintu masuk. Para polisi memeriksa setiap barang bawaan para pengunjung yang masuk termasuk para awak media.

Beranjak ke dalam, setiap sisi pintu dari Ruang Sidang Utama di mana hakim membacakan vonis, dijaga oleh polisi lengkap dengan senjata laras panjang.

Sebelumnya, Jaksa menuntut Aman dengan hukuman mati karena ia dianggap bertanggung jawab dalam aksi teror yang menewaskan sejumlah orang, serta dalang serangan lainnya di Indonesia dalam rentang waktu sembilan tahun terakhir.

Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved