Kasus Terorisme

Terduga Teroris di Depok Berencana Tebar Aksi Teror saat Pilkada Jabar

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, mengungkapan satu tersangka MM merupakan mantan deportan dari Suriah

Terduga Teroris di Depok Berencana Tebar Aksi Teror saat Pilkada Jabar
Istimewa
Upaya penangkapan terduga teroris di Pamanukan, Subang, Jumat (22/6/2018) yang berakhir dengan penembakan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga terduga teroris yang diringkus oleh tim Densus 88 Antiteror di Depok, Jawa Barat, diduga ingin melakukan aksi teror pada saat pelaksanaan Pilkada Jabar.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, mengungkapan satu tersangka MM merupakan mantan deportan dari Suriah. MM tergabung dalam kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD) Bogor.

"MM memiliki niat dan motivasi untuk memberikan 'hadiah' pilkada Jabar 2018 dengan menunjukkan pergerakan yang intensif ke arah persiapan amaliyah bersama kelompok lainnya," ungkap Iqbal melalui pesan singkat.

Iqbal mengatakan, dua terduga teroris lainnya, AS dan AZA alias MRS merupakan anak buah pentolan JAD Bahrumsyah.

"Keduanya pernah mengikuti pelatihan semi militer di Gunung Gede 2014 bersama Bahrumsyah dan Ahmad Syarifudin," jelas Iqbal.

Seperti diketahui, Densus 88 menangkap MM. Sementara AS dan AZA meregang nyawa setelah tewas dalam baku tembak dengan petugas.

Dari pelaku, Densus 88 menyita sebilah pisau komando, satu pucuk pistol FN lengkap dengan Magazen dan peluru 9 MM sebanyak 10 butir.

Saat ini jenazah terduga teroris tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved