Pilkada Serentak

Satu Meja Kompas TV: Menagih Netralitas Iriawan

Meski Komjen Pol Iriawan kini bertugas sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional, penunjukan polisi aktif tetap menuai pro dan kontra.

Satu Meja Kompas TV: Menagih Netralitas Iriawan
Kompas TV
Saksikan talkshow Satu Meja episode “Menagih Netralitas Iriawan”, Senin, 25 Juni 2018 pukul 22.00 WIB LIVE bersama Pemimpin Redaksi Harian Kompas Budiman Tanuredjo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polemik dan kontroversi mencuat, di jelang gelaran Pilkada serentak.

Pelantikan Komjen Pol Iriawan sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat, jadi pemicunya.

Meski Komjen Pol Iriawan kini bertugas sebagai Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional, penunjukan polisi aktif tetap menuai pro dan kontra.

Sikap inkonsistensi pun ditunjukkan pemerintah.

Pasalnya, putusan tersebut berbeda dengan sikap pemerintah, Januari lalu.

Baca: Sudah Empat Hari Jimmy Ikut Terjun ke Danau Toba Tapi Kakak Kandungnya Belum Juga Ditemukan

Kala itu, usulan penunjukan perwira tinggi Polri sebagai pejabat sementara kepala daerah sempat mencuat.

Keberatan publik dan kecurigaan politik bergulir. Pemerintah pun mengalah, kontroversi mereda.

Kini, atas pelantikan Penjabat Gubernur, kontroversi kian menajam. Bahkan Hak Angket DPR siap digulirkan.

Lantas, mengapa pemerintah berkeras melantik Komjen Pol Iriawan ditengah riuhnya reaksi publik?

Saksikan talkshow Satu Meja episode “Menagih Netralitas Iriawan”, Senin, 25 Juni 2018 pukul 22.00 WIB LIVE bersama Pemimpin Redaksi Harian Kompas Budiman Tanuredjo.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas TV
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help