Jika Ahok Diajukan jadi Capres, Cawapres, atau Menteri, Ini Undang-undang yang Halangi Langkahnya

Ahok dispekulasikan masuk daftar calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) oleh tiga lembaga survei.

Jika Ahok Diajukan jadi Capres, Cawapres, atau Menteri, Ini Undang-undang yang Halangi Langkahnya
Kompas.com
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

Tribunwow/Tiffany Marantika

TRIBUNNEWS.COM
- Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mantan Gubernur DKI Jakarta dispekulasikan masuk daftar calon presiden (capres) maupun calon wakil presiden (cawapres) oleh tiga lembaga survei.

Namun, langkah Ahok jika ingin menduduki jabatan capres, cawapres, maupun menteri harus terhenti karena akan melanggar undang-undang (UU).

BACA: Wiranto: Menang Jangan Arogan, yang Kalah Introspeksi

Menurut pakar hukum tata negara, Mahfud MD, walaupun Ahok dihukum 2 tahun penjara, namun ia tetap tidak bisa dicalonkan jadi capres maupun cawapres karena ancaman hukumannya.

Sementara itu dalam UU pemilihan kepala daerah (pilkada) Ahok masih bisa menjabat kepala daerah dengan syarat yang harus terpenuhi.

BACA SELENGKAPNYA>>>

Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help