Mahfud MD Sebut Ahok Tak Lagi Punya Kesempatan untuk Jadi Capres, Cawapres, maupun Menteri

Pakar hukum tata negara, Mahfud MD memberikan tanggapannya mengenai spekulasi Ahok yang masuk dalam survei tokoh paling populer dalam calon presiden.

Mahfud MD Sebut Ahok Tak Lagi Punya Kesempatan untuk Jadi Capres, Cawapres, maupun Menteri
Kolase TribunWow
Mahfud MD dan Ahok 

TRIBUNNEWS.COM - Pakar hukum tata negara, Mahfud MD memberikan tanggapannya mengenai spekulasi Basuki Tjahaya Punama (Ahok) yang masuk dalam survei tokoh paling populer dalam calon presiden (capres) 2019.

Pasca menjadi terdakwa kasus penistaan agama, elektabilitas Ahok sebagai politikus pun tidak sepenuhnya menurun, seperti yang dilaporkan tiga lembaga survei yaitu Poltracking Institute, Indo Barometer, dan Median.

Namun, menurut Mahfud MD, kesempatan Ahok sudah tertutup untuk menjadi capres, calon wakil presiden (cawapres), maupun menteri sekalipun.

"Tidak bisa (mencalonkan) kalau untuk presiden dan wakil presiden, karena dia (Ahok) dihukum dua tahun, dalam satu tindak pidana yang diancam dengan lima tahun atau lebih, itu sudah pasti tidak bisa, jadi menteri juga tidak bisa," kata Mahfud MD dalam tayangan Aiman Kompas TV yang dipublikasikan Youtube, Selasa (26/6/2018).

 Hasil Pertandingan Piala Dunia 2018, Rabu 26 Juni 2018: Menang Dramatis, Argentina Lolos 16 Besar

Namun, Mahfud menambahkan, Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki vonis tertentu untuk pemilihan kepala daerah (pilkada).

Vonis MK dahulu menyatakan bahwa orang yang sudah keluar dari tahanan bisa mencalonkan diri.

Kini, keputusan MK tersebut telah tertuang dalam UU Pilkada yang menyebutkan bahwa terdakwa yang keluar tahanan harus mengakui dirinya pernah menjadi mantan tahanan tanpa dibatasi waktu lama tahanan oleh MK.

Hal tersebut tidak berlaku bagi capres, cawapres, maupun menteri.

Dari Balik Jeruji Besi, Ahok Ucapkan Selamat Idulfitri Lewat Sebuah Surat yang Ia Tulis
Dari Balik Jeruji Besi, Ahok Ucapkan Selamat Idulfitri Lewat Sebuah Surat yang Ia Tulis (Tribunnews.com)

"Jadi gubernur, wakil gubernur, walikota, bupati, tidak ada masalah?," tanya Aiman.

Mahfud menjawab tidak ada masalah jika Ahok mencalonkan diri menjadi jabatan-jabatan tersebut.

"Presiden, wakil presiden, menteri tidak bisa karena undang-undangnya berbeda dan setiap pengujian MK itu hanya berlaku untuk undang-undang yang bersangkutan," jawab Mahfud MD.

 TPS Dekat Rumah Ridwan Kamil Dihadiri 3 Superhero

Sementara itu, diberitakan dari Kompas.com, elektabilitas Ahok sebagai capres maupun cawapres masih cukup tinggi.

BACA ARTIKEL SELENGKAPNYA DI SINI >>>

Editor: Claudia Noventa
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help