Pilkada Serentak

Tengah Malam Jelang Pemilihan Tim Satgas Antimoney Politik Razia Pintu Masuk Pulau Bengkalis

Tim Satgas Anti Money Politik mengelar razia kendaraan roda empat di Pelabuhan Roro Bengkalis, Selasa (26/6/2018) malam.

Tengah Malam Jelang Pemilihan Tim Satgas Antimoney Politik Razia Pintu Masuk Pulau Bengkalis
TRIBUNPEKANBARU
Satgas Anti Money Politik Bengkalis Melakukan Razia kendaraan Roda Empat malam menjelang pemungutan suara Pilgubri 2018 

TRIBUNNEWS.COM, BENGKALIS - Tim Satgas Anti Money Politik mengelar razia kendaraan roda empat di Pelabuhan Roro Bengkalis, Selasa (26/6/2018) malam.

Razia dan pemeriksaan kendaraan roda empat bertujan mempersempit terjadinya tindak pidana politik uang jelang pemungutan suara pilkada. 

Tim terdiri dari unsur Gakkumdu Panwaslu Kabupaten Bengkalis

Baca: Dua Korban Kecelakaan Jemaah Umrah di Madinah Masih Dirawat

Pemeriksaan kendaraan dilakukan satu persatu di depan jalan masuk pelabuhan Roro Bengkalis.

Seluruh kendaraan baru keluar dari kapal akan masuk pulau Bengkalis diberhentikan.

Pemeriksaan kendaraan ini dipimpin langsung Ketua Panwaslu Kabupaten Bengkalis Mukhlasin, Kasat Reskirm Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan dan Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bengkalis Iwan Roy Carles.

Selain pintu masuk pulau Bengkalis malam itu tim Satgas Anti Money Politik juga melakukan razia pemeriksaan kendaraan roda empat di simpang lapangan Tugu Bengkalis.

"Patroli dan razia kita lakukan ini bertujuan untuk memperkecil ruang gerak dari pelanggaran pelanggaran pilkada ini, terutama pelanggaran money politik, "ungkap Mukhlasin.

Selama melakukan razia malam tersebut, tim Satgas Anti Money Politik Bengkalis belum menemukan adanya dugaan dugaan pelanggaran Pilkada.

"Memang setelah patroli dan razia tadi kita belum menemukan adanya unsur unsur pelanggaran. Namun unsur pencegahan bisa terlaksana" tandasnya.

Mukhlasin mengatakan pemeriksaan tidak hanya dilakukan di kota Bengkalis.

Menurut Mukhlasin seluruh Satgas anti money politik setiap kecamatan melakukan patroli yang sama.(*)
 

Editor: Samuel Febrianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help