Pilkada Serentak

PDI Perjuangan Kuasai 60 Persen Pilkada Kabupaten/Kota

Dari 17 Pilkada di tingkat provinsi, PDI Perjuangan memenangkan pilkada di 6 daerah, yakni Bali, Jateng, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Sulsel.

PDI Perjuangan Kuasai 60 Persen Pilkada Kabupaten/Kota
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat melepas rombongan mudik bareng PDI Perjuangan dengan menggunakan Kereta Api Kertajaya Lebaran di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (12/6/2018). Sebanyak 725 orang peserta mudik bareng PDI Perjuangan dengan menggunakan Kereta Api diberangkatkan dari Stasiun Pasar Senen secara bertahap. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dari 17 Pilkada di tingkat provinsi, PDI Perjuangan memenangkan pilkada di 6 daerah, yakni Bali, Jateng, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Sulsel.

“Untuk Pertama kalinya Bali dipimpin kader Partai. Dari 6 provinsi tersebut terdapat 4 kader Partai yang menjadi gubernur dan 3 kader jadi wakil gubernur," ujar Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulis, Kamis (28/6/2018).

Sedangkan di tingkat kabupaten kota, dari total 154 Kabupaten kota, Hasto menyebut partainya berpartisipasi di 152 daerah.

Baca: Warung yang Pukul Konsumen Dengan Harga Selangit Disebut Sepi Pembeli

Dari 152 daerah yang diikuti, PDI Perjuangan menang di 91 daerah dan kalah di 59 daerah, atau setara dengan menang 60 persen.

Ditinjau dari kader yang terpilih di 91 daerah yang menang, kader yang menjadi kepala daerah 33 orang dan wakil kepala 38 orang.

“Kemenangan PDI Perjuangan berada di tingkat kabupaten kota. Yang menggembirakan jumlah kader Partai yang terpilih semakin banyak. Dengan demikian tolok ukur yang paling riil dalam pilkada ditentukan oleh jumlah kader yang berhasil menjabat sebagai kepala dan wakil kepala daerah, sebagai buah dari proses pendidikan politik kader," ungkapnya.

Selain itu, Hasto mengatakan penyelenggaraan Pilkada membuktikan PDI Perjuangan tetap memegang teguh komitmen politik berkeadaban. Karena menurutnya, menang atau kalah dalam pilkada bukanlah kiamatnya demokrasi.

Lebih lanjut, fokus utama partai berlambang banteng moncong putih itu adalah persiapan pileg dan pilpres.

“Kami selalu ingat pesan Ibu Megawati bahwa menang dan kalah hanya 5 tahun. Kalah kita perbaiki diri dan menang jangan korupsi sehingga keadaban jangan dikorbankan karena Demokrasi harus menjadi ukuran peradaban politik Indonesia," kata Hasto.

"Jumlah kader yang menjadi kepala dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan telah meningkat secara signifikan dari 214 pada 5 tahun sebelumnya, menjadi 345 orang. Prestasi dan kinerja para kader ini yg akan menjadi wajah partai dalam memenangkan pileg dan pilpres. Pileg dan Pilpres di depan mata, disitulah konsentrasi utama kami saat ini," tukasnya.

Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help