OTT KPK di Aceh

PDIP Sayangkan Gubernur Aceh yang Kena OTT

Andreas menyayangkan Irwandi yang tergolong tokoh masyarakat di Aceh terjaring OTT dalam dugaan kasus suap

PDIP Sayangkan Gubernur Aceh yang Kena OTT
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/3018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira ikut berkomentar terkait operasi tangkap tangan terhadap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

Andreas menyayangkan Irwandi yang tergolong tokoh masyarakat di Aceh terjaring OTT dalam dugaan kasus suap yang bersumber dari dana otonomi khusus Pemerintah Provinsi Aceh.

‎"Ya sangat disayangkan bahwa dalam kapasitas sebagai gubernur dan figur tokoh masyarakat Aceh ternyata pak Irwandi tertangkap OTT," ujar Andreas di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, (4/7/2018).

Meski PDIP merupakan salah satu partai pendukung Irwandi saat Pemilihan Gubernur, menurut Andreas pihaknya tidak akan memberikan bantuan hukum. Pasalnya kasus yang menjerat Irwandi melalui OTT.

"Terhadap mereka yan kena OTT kita tidak berikan bantuan hukum," katanya.

Andreas mengatakan kasus yang menimpa Irwandi tidak ada kaitanya dengan PDIP. Partainya selalu menghimbau kepada calon kepala daerah yang diusungnya untuk menghindari praktek praktek korupsi.

Kalaupun himbauan itu tidak diindahkan kepala daerah yang terpilih menurut Andreas hal tersebut merupakan tanggungjawab perorangan.

"Dia didukung PDIP, beliau meminta dukungan dan menang di Pilkada. Bahwa persoalan yang menyangkut hukum bahkan OTT adalah tanggungjawab pribadi masing-masing," katanya.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help