OTT KPK di Aceh

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Merasakan Tak Enaknya Tidur di Rutan KPK

Dua malam sudah Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mendekam di dalam Rumah Tahanan (rutan) KPK di Jakarta.

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Merasakan Tak Enaknya Tidur di Rutan KPK
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menggunakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (5/7/2018) dini hari. KPK menetapkan 4 orang tersangka yang diantaranya Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, Bupati Bener Meriah Ahmadi, dan dua orang swasta serta mengamankan barang bukti Rp 50 juta dari total commitment fee sebesar Rp 1,5 miliar terkait kasus fee proyek proyek pembangunan infrastruktur dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Provinsi Aceh tahun anggaran 2018. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dua malam sudah Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf mendekam di dalam Rumah Tahanan (rutan) KPK di Jakarta sejak terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan ditetapkan sebagai tersangka penerima suap proyek dana Otsus Aceh.

Irwandi merasakan sulitnya tidur di dalam sel dengan fasilitas seadanya di rutan tersebut.

Irwandi mengungkapkan pengalamannya itu usai menjalani pemeriksaan perdana pasca-ditahan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/7/2018).

Gubenur pertama Aceh setelah perdamaian Helsinki itu mengaku tak bisa tidur pada malam pertama dan kedua dirinya tinggal di dalam Rutan KPK.

Kehidupan di dalam rutan menambah kesulitan dirinya untuk tidur mengingat hal sama dirasakannya kala tidur di rumahnya di Aceh.

Namun, dia tidak merinci alasan dirinya tidak lelap berada di dalam tahanan dan rumahnya sendiri.

"Tidak enak tidur di dalam. Jangan di dalam, di rumah sendiri juga enggak enak tidur saya," ucap Irwandi.

Penyidik KPK menahan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sejak Kamis (5/7/2018) dini hari, usai orang nomor satu di Bumi Rencong itu terjaring OTT dugaan praktik suap dan ditetapkan sebagai tersangka.

Baca: Pengakuan Pengurus Panti Aura Welas Asih: Wanita Mirip Nining Pernah Tinggal 2 Bulan di Panti

Di dalam 'rumah barunya', mantan petinggi GAM tersebut tinggal di dalam kamar sel berukuran 7x3 meter persegi bersama tiga tahanan kasus korupsi lainnya.

Tak ada fasilitas mewah di kamar sel yang dihuni oleh Irwandi Yusuf, gubernur provinsi berotonomi khusus itu.

Halaman
1234
Penulis: Amriyono Prakoso
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help