Pilpres 2019

PDIP Belum Mau Umumkan Cawapres Jokowi, Ini Sebabnya

Hasto Kristiyanto membenarkan kabar soal teka-teki nama calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo (Jokowi) telah ada.

PDIP Belum Mau Umumkan Cawapres Jokowi, Ini Sebabnya
Fransiskus Adhiyuda
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto membenarkan kabar soal teka-teki nama calon wakil presiden (cawapres) pendamping Joko Widodo (Jokowi) telah ada.

Kabar itu sesuai dengan pembahasan nama cawapres telah dibahas dalam pertemuan dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Bahkan, nama cawapres Jokowi disebut Hasto tinggal menunggu waktu yang tepat.

"Pengumuman menunggu momentum yang tepat, istilahnya ibu Megawati Soekarnoputri menunggu cuaca yang cerah terlebih dahulu," kata Hasto di DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Hasto menjelakan bahwa cuaca cerah yang dimaksud Megawati memiliki banyak arti.

Pertama, membaca peta kekuatan partai koalisi pendukung Jokowi.

Selain itu, melihat kekuatan dan calon lawan Jokowi juga menjadi perhitungan dalam mengumumkan nama cawapres.

Hasto menilai, dinamika politik menjadi sesuatu yang penting sehingga harus dipersiapkan dengan matang.

"Cuaca cerah ya macam-macam kita lihat dukungan dari partai lain, bisa mengintip dulu dari pihak sana mencalonkan siapa, kemudian juga momentumnya," terang Hasto.

Lebih jauh, Hasto mengatakan jika pasangan calon presiden dan wakil presiden merupakan keputusan politik yang besar.

Banyak pertaruhan yang harus diambil dalam keputusan ini karena menyangkut masa depan bangsa.

"Karena yang kita umumkan adalah pasangan calon pemimpin bangsa, pemimpin rakyat Indonesia, pemimpin yang punya tanggungjawab besar untuk menakhodai kapal besar yang namanya Indonesia raya itu, dengan demikian tunggu cuaca yang baik dan kemudian ibu Mega mengibaratkan bagaikan matahari yang terbit dari timur," papar Hasto.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved