HUT Bhayangkara

HUT ke-72 Bhayangkara, Polisi Cilik Unjuk Kebolehan di Depan Petinggi Negara

Informasi yang didapat dari orang tua salah satu pocil, ada 120 pocil dari sejumlah daerah di Indonesia yang menampilkan kebolehan

HUT ke-72 Bhayangkara, Polisi Cilik Unjuk Kebolehan di Depan Petinggi Negara
Reza Deni/Tribunnews.com
Polisi Cilik di Peringatan HUT ke-72 Bhayangkara yang bertempat di Istora Senayan 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Upacara peringatan HUT ke-72 Bhayangkara di Istora Senayan tidak hanya dihadiri para pejabat pemerintah dan nama-nama besar lainnya.

Salah satu yang menarik perhatian saat peringatan HUT ke-72 Bhayangkara yakni penampilan baris berbaris dari polisi cilik atau kerap disingkat menjadi pocil.

Informasi yang didapat dari orang tua salah satu pocil, ada 120 pocil dari sejumlah daerah di Indonesia yang menampilkan kebolehan mereka dalam baris-berbaris.

Iqbal, komandan peleton atau danton dalam regu tersebut, mengatakan bahwa dia bersama teman-temannya berlatig selama 10 hari untuk mempersiapkan penampilan pada peringatan ini.

"Latihannya di Sepolwan, bentuk latihannya yang keras-keras, lari," ujar pocil kelas 5 SD tersebut saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (11/7/2018).

Iqbal mengatakan saat melakukan pertunjukan tadi, dirinya tidak menemukan kegugupan meski disaksikan Presiden, Wakil Presiden, para petinggi Polri, dan juga pejabat pemerintahan.

"Iya sudah percaya diri dan enggak takut," ujar polisi cilik asal Polda Kudus tersebut.

Sementara itu, ditemui terpisah, Devi Prihatini, orang tua dari salah satu polisi cilik bernama Fahri Maliki Afdal, mengatakan bahwa sebagai orang tua, dirinya bangga memiliki anak yang sudah mampu unjuk kebolehan di acara sebesar ini.

"Alhamdulillah kalau dibilang sukses ya sukses," ujar Devi di lokasi.

Dia juga berharap semgoa HUT ke-73 Bahayangkara pada tahun depan, polisi cilik yang tampil tahun ini bisa diberikan kesempatan kembali untuk unjuk kebolehan.

"Ya intinya orang tua bangga, kami bangga," kata Devi.

Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved