Soal Konflik Israel-Palestina, Gus Yahya: Umat Manusia Harus Putuskan

"Selama ini kita memandang penjajahan Israel atas Palestina, terus pertanyaannya, kalau buntu apakah masih terus begitu?" ujar Gus Yahya

Soal Konflik Israel-Palestina, Gus Yahya: Umat Manusia Harus Putuskan
Tribunnews.com/Reza Deni Saputra
Anggota Watimpres, KH Yahya Staquf saat memberikan pidato dan ceramah di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Katib Aam PBNU, KH Yahya Staquf mengatakan bahwa konflik berkepanjangan yang terjadi antara Palestina dan Israel memang merupakan konflik ekonomi dan lahan yang menjadi perebutan, tapi dibingkai dengan agama.

"Selama ini kita memandang penjajahan Israel atas Palestina, terus pertanyaannya, kalau buntu apakah masih terus begitu?" ujar Gus Yahya, sapaan karibnya di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Baca: Pengamat Memprediksi Karier Politik Ahok Terbuka Lebar Pada 2020

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden tersebut mengatakan, dalam ceramahnya yang berjudul Konsep Rahmah untuk Perdamaian Dunia, bahwa orang Islam membenci Yahudi atau Israel karena penjajahan Israel atas Palestina.

Dikatakan juga olehnya, kebencian terhadap Yahudi atau Israel memang sudah terbentuk sejak kecil.

Baca: Bamsoet: Zohri Membuat Kita Semua Bangga

Dirinya pun kemudian menambahkan bahwa umat manusia sekarang sudah harus memutuskan soal konflik agama yang berkepanjangan, baik itu di dunia ataupun di Indonesia.

"Umat manusia hari ini harus membuat keputusan, mau kita teruskan ini, atau kita mau berhenti dan mau mencari jalan lain," pungkasnya

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help