Pilpres 2019

Pengamat: AHY Berpeluang Kuat Jadi Cawapres Prabowo

Pengamat Politik Zaenal A Budiyono mengatakan AHY memiliki momentum dengan kemunculan banyaknya pemimpin muda dunia.

Pengamat: AHY Berpeluang Kuat Jadi Cawapres Prabowo
Tribunnews.com/ Reza Deni
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Prabowo Subianto (kanan) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Suasana keakraban yang terlihat saat Prabowo Subianto menjenguk SBY di RSPAD memunculkan spekulasi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) akan didapuk sebagai cawapres ketua umum Partai Gerindra tersebut.

Baik Prabowo dan AHY tampil serasi mengenakan jas saat berada di RSPAD.

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga memuji Ketua Kogasma Partai Demokrat tersebut.

Baca: KPK Minta KPU Tegas Coret Caleg Mantan Narapidana Korupsi

Baca: AS Tidak Akan Biarkan Putin Interogasi Warganya, Tapi Tetap Tuntut 12 Warga Rusia

Pengamat Politik Zaenal A Budiyono mengatakan AHY memiliki momentum dengan kemunculan banyaknya pemimpin muda dunia.

Terbaru Sebastian Kurz yang terpilih sebagai Kanselir Austria di usia 31 tahun.

Sebelumnya ada nama Presiden Macron di Prancis dan Trudeau di Kanada.

Peremajaan politik juga terjadi di negara tetangga Malaysia dengan kemunculan banyak menteri mudanya.

"Dengan fakta ini, maka Prabowo – AHY menggambarkan pasangan tua – muda yang linear dengan gejala politik global,"ujar Zaenal dalam pernyataannya, Jumat (20/7/2018).

Namun kata Zaenal tidak mudah tentu bagi Prabowo untuk memilih AHY, mengingat ada koalisi seperti PKS dan PAN yang juga memiliki nama calon.

PKS terus mendorong Anies dan Ahmad Heryawan sementara PAN cenderung mendukung Zulkifli Hasan.

Selain nama AHY lanjut Dosen Ilmu Politik Universitas Al Azhar ini ada nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang juga memiliki peluang menjadi kandidat cawapres.

Tetapi kata Zaenal bila melihat kinerja Anies di Jakarta, tidak atau belum ada legacy fenomenal yang bisa dijadikan alasan untuk maju ke pemilihan nasional.

"Kalau misalnya Anies sudah melakukan banyak hal di Jakarta yang dirasakan rakyat, posisi Cawapres tidak akan menimbulkan perdebatan. Hanya saja faktanya tidak demikian,"ujar Zaenal.

Editor: Malvyandie Haryadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help